Lauda: Gaya Membalap Hamilton Bisa Membunuh Seseorang
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 13 Juni 2011 14:46 WIB
Niki Lauda. REUTERS/Lisi Niesner

TEMPO Interaktif, Silverstone – Gaya membalap Lewis Hamilton mendapat perhatian serius dari legenda Formula Satu Niki Lauda. Menurut pria asal Austria itu, pembalap Inggris tersebut akan berakhir dengan membunuh seseorang di lintasan jet darat jika ia tidak bisa mengemudikan mobilnya dengan aman.

Aksi sembrono terakhir Hamilton terjadi di GP Inggris, pekan lalu. Setelah membuat mobil pembalap Australia Mark Webber berputar, mobil McLaren yang dikendarainya juga sempat bersenggolan dengan mobil rekan setimnya, Jenson Button, yang akhirnya bisa menjuarai lomba.

Ini menjadi kejadian serius pertama yang terjadi di antara kedua pembalap. Hamilton tadinya sedang berusaha menyalip Button tepat di garis mulai dan akhir lomba ketika melaju lurus di lap ke delapan.

Namun, Button mengambil alih garis lomba dan menggencet mobil Hamilton ke dinding pit. Walhasil, ban depan Hamilton tertusuk bagian mobil Button yang memaksanya mundur dari lomba.

Pengawas lomba sendiri tidak akan mencabut kemenangan yang didapat Button setelah insiden tabrakan mobilnya dengan Hamilton. Untuk keamanan pembalap lain, Lauda meyakini Federasi Otomotif Internasional (FIA) harus memberi hukuman kepada Hamilton. Juara dunia 2007 itu sendiri akan menghadapi empat orang penilai di tujuh balapan ke depan.

“Apa yang dilakukan Hamilton di sirkuit di luar batas kewajaran. Ia benar-benar gila. Jika FIA tidak memberinya hukuman, saya tidak mengerti ini lagi,” kata Lauda, Senin 13 Juni 2011.

“Anda tidak bisa mengendarai seperti itu, yang bisa membunuh seseorang.”

ESPNSTAR | BAGUS WIJANARKO

#F1

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi