Cara Mudah Mendeteksi Kanvas Rem Bermasalah
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 25 Juli 2011 13:43 WIB
Dok.TEMPO/ Bagus Indahono

TEMPO Interaktif, Jakarta - Kanvas rem merupakan komponen paling penting dalam sistem pengereman di kendaraan bermotor. Oleh karena itu, bila komponen ini aus, pengereman pun tidak akan maksimal. "Bisa dibayangkan apa akibatnya bila mobil melaju kencang dan tidak bisa dihentikan," tutur Yunan Ilmi, mekanik Cakra Motor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 25 Juli 2011.

Hanya, tidak sedikit pemilik mobil yang menyadari kalau kondisi komponen itu sudah tidak layak lagi. Pasalnya, gejala kanvas rem yang telah tipis atau tingkat ketebalannya jauh berkurang tidak bisa dirasakan seketika kala pengemudi melakukan pengereman.

Kanvas rem yang telah aus lebih mudah diketahui dengan cara melihatnya secara langsung. Padahal, untuk melakukan pemeriksaan seperti itu prosesnya juga rumit.

"Pemilik mobil yang ingin mengetahui kondisi kanvas rem secara kasat mata harus membongkar tromol atau perangkat sistem pengereman. Padahal, itu tidak mudah dilakukan sendiri," ujar Yunan.

Namun, tidak perlu khawatir. Sebab, ada cara mudah yang hasilnya cukup akurat untuk mendeteksi gejala kanvas rem yang telah aus alias telah menipis. Apa saja dan bagaimana cara melakukannya? Berikut penjelasan Yunan:

1. Amati tabung minyak rem

Sebelum melakukan pengamatan, isi atau tambah minyak rem yang ada di tabung. Setelah itu, jalankan mobil hingga jarak yang cukup jauh. Kemudian amati tingkat ketinggian minyak rem yang ada di tabung. "Bila minyak rem banyak berkurang atau posisinya jauh menurun padahal tidak ada kebocoran, itu berarti kanvas rem telah tipis," terang Yunan.

Menurut pria yang melakoni pekerjaan mekanik lebih dari 15 tahun itu, kondisi di atas terjadi karena booster rem membutuhkan tekanan hidrolik yang lebih besar dari semestinya saat pengemudi melakukan pengereman. Tekanan yang lebih besar itu dibutuhkan untuk menekan kanvas rem yang telah tipis.

"Sementara, tekanan hidrolik kanvas rem ke piston rem yang lebih besar juga membutuhkan minyak rem yang lebih banyak, karenanya minyak cepat berkurang," terang Yunan.

2. Injakan pedal rem terasa lebih dalam dari biasanya

Gejala lain yang merupakan indikasi kanvas rem telah menipis adalah pengemudi harus menginjak pedal rem lebih dalam dari biasanya. Hal itu terjadi seiring dengan menipisnya kanvas rem.

Bila kanvas telah habis atau menipis, maka dibutuhkan tekanan yang lebih besar guna menekan kanvas di tromol. Akibatnya, injakan pedal rem pun harus lebih dalam lagi.

3. Muncul suara berisik dari arah roda kala dilakukan pengereman

Indikator lain yang membuktikan kalau kanvas rem telah habis adalah munculnya suara berisik kala pengemudi menginjak pedal rem saat melakukan pengereman. Hal itu terjadi karena adanya gesekan antara piston rem dengan kanvas atau piringan cakram rem.

Pada beberapa mobil yang telah dipasangi indikator kanvas rem, pemantauan kondisi kanvas jauh lebih mudah. Sebab, pada saat kanvas sudah tipis dan pengemudi melakukan pengereman akan timbul suara mendecit.

Namun, bagi Anda pemilik mobil yang belum dilengkapi peranti itu, harus membuka kaca jendela sebelum melakukan pengereman. Maksudnya, agar Anda bisa mendengar ada tidaknya suara dari arah roda kala dilakukan pengereman.

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi