Edo Lolang, Pehobi Bersepeda Pembeli Pertama Peugeot RCZ di Indonesia
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 31 Juli 2011 18:32 WIB
Edo Ardo Lolang penggila Peugeot bersama keluarga di depan Peugeot coupe RCZ (Arif Arianto/TEMPO)

TEMPO Interaktif, Jakarta - Varian coupe Peugeot RCZ merupakan model paling gres yang dipasarkan oleh PT Astra International Peugeot (AIP) di tanah air mulai 20 Juli lalu. Meski tercatat sebagai pendatang baru, namun gebrakan coupe itu pasar mobil Indonesia cukup terasa.

Bahkan, selama dipamerkan di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) ke-19 yang berlangsung 22 - 31 Juli 2011, mobil ini tercatat sebagai model Peugeot terlaris. "Hingga hari Sabtu, 30 Juli siang, Peugeot RCZ terjual 15 unit dari total penjualan di IIMS yang sebanyak 37 unit," ungkap Constantinus Herlijoso, Chief Executive Officer PT AIP, saat ditemui di arena IIMS, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Ahad, 31 Juli 2011.

Bahkan, sejatinya, coupe RCZ itu telah dipesan oleh pembeli jauh hari sebelum diperkenalkan secara resmi oleh PT AIP. "Setelah ada pemesan, kami yakin ceruk pasar coupe ini di tanah air cukup menjanjikan," kata Herlijoso.

Lantas siapakah pemesan tersebut? Mengapa ia tertarik dengan Peugeot RCZ? Dialah Edo Ardo Lolang, seorang pengusaha kontraktor dan distributor resmi kendaraan Segway di Indonesia yang tinggal di Depok, Jawa Barat.

"Saya memesan coupe Peugeot RCZ pada Januari atau awal tahun 2011 ini. Setelah membaca berbagai informasi dan melihat tampilannya, saya langsung jatuh cinta," tutur pria kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, 21 Juni 1968 itu, kepada Tempo, di Jakarta, Ahad, 31 Juli 2011.

Edo mengaku dirinya menyenangi merek Peugeot, karena orang tuanya juga penyuka merek asal Prancis tersebut. Dia mulai mengenal mobil Peugeot, pada tahun 1978 atau saat duduk di kelas empat sekolah dasar, yaitu ketika sang ayah membeli sebuah mobil Peugeot 505.

"Itulah pertamakali saya merasakan kenyamanan Peugeot yang senyap, halus, dengan suspensi yang nyaris tidak ada getaran," kata Edo berkisah.

Kecintaan Edo terhadap merek Peugeot terus berlanjut seiring dengan hobi ayahnya berganti mobil merek itu. Rasa cinta pun berlanjut hingga ia lulus kuliah dan mulai membuka usaha sendiri. "Mobil pertama yang saya beli juga Peugeot, yaitu 406," kata dia.

Bila ditotal sejak ia lulus kuliah pada 1992 hingga saat ini tak kurang dari delapan mobil Peugeot yang ia beli. Hanya, tak semua mobil itu ia simpan sebagai koleksi, sebagian diantaranya ia jual kembali meski baru dua atau tiga kali ia gunakan.

Bahkan ada yang baru satu tahun ia gunakan sudah dijualnya dan berganti jenis lain merek Peugeot. "Dan yang terbaru adalah Coupe RCZ itu, selain desainnya yang menarik, performa mesin yang oke. Juga nyaman, itu yang menarik," sebut ayah dari Ghufran, Ghibran, dan Gabrielle itu.

Minat untuk membeli coupe tersebut juga tak lepas dari dukungan istri tercinta, Suci Hasta Agustine. Uchi -- panggilan Suci -- yang banyak memberi masukan tentang fitur yang paling cocok diusung oleh RCZ sebagai kendaraan yang bisa menopang kegiatan Ardo sebagai seorang pengusaha.

Maklum, Peugeot RCZ yang dipilih Edo merupakan tipe tertinggi di Indonesia yaitu tipe premium dengan fitur tambahan yang dipesan secara khusus alias customized. Beberapa fitur yang diminta Edo dengan sang istri antara lain, lampu utama yang menggunakan Xenon, dashboard menggunakan milik RCZ tipe tertinggi di Eropa yaitu RCZ Asphalt.

"Di Eropa, RCZ itu ditawarkan dalam tiga tipe yaitu Sport, Sport GT Plus, serta Asphalt. Karena di Indonesia tipe tertinggi tidak dipasarkan, saya pilih saja beberapa fiturnya," aku pehobi bersepeda itu.

Fitur lainnya adalah lampu yang bersifat direct line. Fitur tersebut adalah, lampu akan mengikuti gerakkan lingkar kemudi atau setir. Bila setir diputar ke arah kanan, maka lampu akan mengikutinya. Begitupun sebaliknya.

Jok juga diminta dari bahan khusus seperti yang ada di tipe tertinggi, yaitu dari bahan kulit Nappa. Edo dan istri juga meminta peranti sistem navigasi dan knalpot dengan emppat pipa, serta pelek khusus dengan ukuran 19 inci.

Fitur lainnya konkesi Bluetooth. Seiring dengan pertambahan fitur itu harga pun tak lagi standar. Bila tipe premium di Indonesia dibanderol Rp 689. Harga tersebut bersifat off the road.

Lantas berapa rupiah yang harus ia bayar untuk menebus Coupe Peugeot RCZ dengan fitur plus plus itu? Edo tak bersedia menyebutnya. Ia hanya berujar "Subhanallah dan Alhamdulillah saya diberi kesempatan Tuhan bisa mewujudkan keinginan untuk mendapatkan Peugeot dengan fitur terbaik,"

ARIF ARIANTO

#Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi