Dani Pedrosa Masih Terpukul Kematian Simoncelli  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 4 November 2011 11:10 WIB
Sejumlah penggemar meletakan bunga untuk mengenang pembalap Marco Simoncelli, yang tewas dalam balap Motor GP di Sepang Malaysia, di Coriano, Italia Utara (26/10). REUTERS/Stringer

TEMPO Interaktif, Valencia – Kematian Marco Simoncelli masih membuat Dani Pedrosa resah. Pembalap tim Honda HRC itu mengatakan final ajang balap MotoGP di Valencia pekan ini bakal berlangsung penuh emosional, terutama setelah tewasnya Super Sic di Sepang dua pekan lalu.

Sirkuit Valencia menjadi salah satu lintasan favorit Pedrosa. Faktor tampil di kandang sendiri menjadi alasan utama pembalap Spanyol itu. Namun, emosi para pembalap bakal lebih teraduk tahun ini setelah tragedi yang menyebabkan hilangnya nyawa Simoncelli.

“Valencia merupakan ajang terakhir dalam kalender MotoGP. Emosi pembalap bakal teraduk di sini. Tampil di kandang sendiri kami selalu senang mendapat dukungan dari suporter lokal. Namun, kami merasa kehilangan setelah tewasnya Simoncelli,” kata Pedrosa, Jumat, 4 November 2011.

Pedrosa masih berjuang keras mengakhiri musim finis di tempat ketiga. Andrea Dovizioso, rekan setimnya menjadi saingan tedekatnya. “Setiap orang di paddock bisa mendedikasikan balapan buat Simoncelli,” ujarnya.

Casey Stoner keluar sebagai juara tahun ini setelah memetik 9 kemenangan dari 16 balapan.

ESPNSTAR | BAGUS WIJANARKO

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi