Laba Toyota Anjlok 54 Persen
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 13 Desember 2011 21:37 WIB
REUTERS/Toru Hanai

TEMPO Interaktif, Tokyo - Pabrikan mobil terbesar dunia, Toyota Motor Corp , memangkas laba hingga 54 persen sampai kuartal pertama tahun depan. Penurunan laba ini lantaran pengaruh negatif penguatan nilai yen serta banjir Thailand.

Situs Autoguide menyebutkan, Toyota memperkirakan keuntungan hingga Maret 2012 hanya US$ 2,3 juta. Angka ini turun lebih dari separuh dari perkiraan awal sebesar US$ 6 juta.

Perkiraan keuntungan Toyota harus dipotong lantaran nilai tukar yen menguat setahun terakhir. Hal ini berdampak pada penurunan keuntungan dari ekspor, sehingga memaksa mereka menaikkan harga jual beberapa produk.

Selain itu, produksi Toyota terpangkas setelah Thailand mengalami banjir terburuk dalam 70 tahun terakhir. Tiga pabrik perakitan mobil di kawasan Samrong, Provinsi Samutprakan, serta Gateway dan Ban Pho di Provinsi Chachoengsao terpaksa ditutup lantaran terendam air bah sejak 10 Oktober lalu.

Insiden ini menjadi pukulan telak bagi Toyota lantaran produksi ketiga pabrik itu setara dengan 8 persen pasokan global mereka. Gara-gara itu pula produksi di Amerika dan Jepang sempat dihentikan.

Selain musibah Thailand, gempa dan tsunami Jepang pada Februari lalu mempengaruhi kinerja bisnis Toyota. Thailand dan Jepang memegang peranan penting sebagai pemasok varian mobil paling laku: Camry dan Prius.

Terpangkasnya produksi hingga 260 ribu unit dalam satu kuartal agaknya memaksa Toyota turun dari takhta pembuat mobil terbesar dunia 2011. Penurunan produksi yang mereka alami lebih besar ketimbang pabrikan mobil lain yang mengalami musibah yang sama.

GADI MAKITAN

#Penjualan Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi