Honda Hancurkan 1.000 Mobil Bekas Banjir
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Rabu, 28 Desember 2011 00:59 WIB
Pekerja menghancurkan mobil yang terkena banjir di Honda Automobile Plant di Rojana Industrial Park, Ayutthaya, sekitar 80 kilometer sebelah utara Bangkok, Thailand, Selasa, 27 Desember 2011. (REUTERS)

TEMPO.CO, Bangkok - Pabrikan otomotif Jepang, Honda, memulai penghancuran lebih dari 1.000 mobil yang terendam banjir di Thailand. Proses penghancuran yang diperkirakan menghabiskan waktu satu bulan itu bertujuan untuk memastikan tidak ada konsumen yang mendapat mobil bekas banjir.

Pabrik Honda di Rojana Industrial Park, Ayutthaya, diterjang banjir besar awal Oktober lalu. Akibatnya, produksi terhenti sementara ratusan mobil baru terendam dalam air berlumpur.

"Meskipun kami mampu merelokasi mobil-mobil baru, tapi sekitar 1.055 unit yang berada di pabrik rusak oleh banjir," kata Pitak Pruittisarikorn, Executive Vice President Honda Automobile Thailand dalam keterangan persnya yang dikutip channelnewsasia.com, Selasa, 27 Desember 2011.

Pruittisarikorn mengatakan mobil-mobil yang rusak itu sebagian besar adalah hatchback Brio 217 unit, Jazz (213), City (353), Civic (150), Accord (91), CR-V (30), dan Freed (1).

Banjir Thailand memang memberikan dampak yang luar biasa bagi Negara Gajah putih tersebut. Pemerintah Thailand mengumumkan awal bulan ini jika banjir yang melanda 65 dari 77 provinsi di negara itu menewaskan lebih dari 700 orang.

Selain penutupan pabrik, pasokan dari Thailand juga mempengaruhi kinerja PT Honda Prospect Motor, pemegang merek Honda di Indonesia.

Sepanjang November lalu, HPM mencatat penjualan 2.907 unit. Padahal bulan sebelumnya HPM mampu mencatat penjualan 40.318 unit. Meski demikian, total penjualan Honda sepanjang tahun ini tercatat 43.225 unit dengan pangsa pasar 5,3%.

RAJU FEBRIAN

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi