Cina dan Rusia Patungan Bangun Pabrik Mobil  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 3 Januari 2012 13:58 WIB
Penjualan mobil di Beijing, Cina.. REUTERS/Jason Lee

TEMPO.CO, Ulyanovsk - Untuk pertama kalinya, sejak krisis internasional, perusahaan Cina dan Rusia bekerja sama membuat pabrik mobil. Pabrikan Rusia, AMS Group, dan produsen mobil Cina, Beijing Automotive Industry Corporation Group (BAIC Group), membentuk joint venture bernama BAW-RUS Automotive Co. Perusahan yang berbasis di Ulyanovsk, Rusia, itu sudah memiliki 94 dealer penjualan.

Investasi yang dikucurkan kedua perusahaan untuk BAW-RUS mencapai US$ 176 juta plus modal terdaftar senilai US$ 20 juta. BAW-RUS berencana memproduksi kendaraan komersial yang akan dijual dengan merek BAW di Rusia.

Saat ini penjualan mobil tahunan di Rusia mencapai 1,9 juta unit. Menurut analis, sebagaimana dilansir catradeindia.com, penjualan otomotif Rusia akan melebihi Jerman empat tahun ke depan dan diperkirakan akan mencapai 3 juta unit.

Sekalipun Rusia adalah negara yang terkena dampak parah krisis ekonomi global, industri otomotif Cina akan mencoba melebarkan pangsa pasar mereka di Rusia. Pabrik otomotif Cina akan membanjiri pasar Rusia dengan menawarkan kendaraan tur, penumpang, dan SUV.

Xu Heyi, CEO BAIC Group, mengatakan langkah ini dilakukan demi menggenjot ekspansi produsen otomotif Cina di luar negeri. Ia juga mengatakan, jika selama ini ekspor otomotif Cina hanya mengincar penjualan, saat ini mereka juga ingin mengeksplorasi pasar luar negeri untuk mengembangkan mereknya.

"Kami akan membuat pabrik perakitan dan akan terus berkembang menjadi basis produksi, pusat penjualan, dan promosi," ujarnya.

GADI MAKITAN

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi