Esemka, Stabil di Kecepatan Tinggi  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Sabtu, 7 Januari 2012 16:59 WIB
Dua mobil Kiat Esemka rakitan murid SMK 2 dan SMK Warga Surakarta yang bekerjasama dengan Kiat Motor Indonesia siap di uji coba di Solo Techno Park, Kamis (5/1). Meski belum ada izin produksi, respon masyarakat sangat baik terbukti pesanan yang masuk sudah ratusan unit dalam waktu kurang dari sepekan. TEMPO/Andry Prasetyo

TEMPO.CO, Surakarta - Kesempatan emas terkadang tak mampir dua kali. Berbekal prinsip itu, begitu melihat satu unit mobil Kiat Esemka diparkir di halaman Sekretariat Daerah Karanganyar, Kamis, 5 Januari 2012, Tempo langsung meminta waktu untuk mencoba mobil yang saat ini ramai diperbincangkan tersebut.

Memang bukan Kiat Esemka Jokowi--merujuk pada mobil serupa yang digunakan oleh Wali Kota Surakarta Joko Widodo atau Jokowi. Tapi, menurut pemilik Kiat Motor, Sukiyat, mobil itu spesifikasi teknisnya sama. Yang membedakan hanya di kelengkapan fitur. “Mobil punya Jokowi sudah kami sempurnakan untuk fiturnya,” katanya kepada Tempo, Kamis, 5 Januari 2012.

Dilihat sekilas, mobil dengan panjang 5.035 milimeter, tinggi 1.608 mm, dan lebar 1.620 mm ini mirip Honda CRV jika dilihat dari depan. Sedangkan dari samping dan belakang, tampak seperti kembaran Ford Everest. Sukiyat sendiri mengaku desain mobil terinspirasi dari Toyota Land Cruiser Prado.

Bagian dalam kabin lumayan lega, khas mobil jenis SUV (sport utility vehicle). Di bagian depan, jarak antara kursi pengemudi dan penumpang di sebelah cukup longgar. Sedangkan untuk meraih panel-panel di dasbor, yang didominasi interior berwarna krem, tidak jadi masalah karena mudah dijangkau.

Soal kemampuan, mesin Esemka 1.5i, DOHC, 16 valve dengan 4 silinder segaris dan kapasitas mesin 1.500 cc, mobil ini cukup bertenaga. Meskipun diakui Dwi Budhi Martono, salah seorang guru pendamping perakitan Kiat Esemka dari SMK 2 Surakarta, dengan bodi yang besar, idealnya kapasitas mesin minimal 2.000 cc. “Kiat Esemka kurang bertenaga saat menanjak dan akselerasi agak berat,” ucapnya.

Tempo membuktikan sendiri ucapan Dwi. Saat dijajal mengitari alun-alun Karanganyar sejauh sekitar 500 meter, terasa tenaga mobil kurang maksimal. Dwi menyebut produksi selanjutnya ada opsi menambah kapasitas mesin.

Lalu bagaimana dengan kenyamanan? Suspensi depan yang memakai double whisbone dan bagian belakang menggunakan pegas daun axle rigid, membuat Kiat Esemka terasa nyaman dikendarai. Di jalanan mulus, mobil melaju stabil. Ketika melibas lubang, guncangannya tidak begitu terasa.

Untuk menambah faktor kenyamanan, Kiat Esemka sudah dilengkapi fitur power steering sehingga kemudi terasa ringan dan tetap mantap saat digunakan berbelok. Kemudian tilt steering untuk menyesuaikan ketinggian setir dengan pengemudi.

Teknologi power window juga sudah ditanamkan beserta central lock. Anda juga dimanjakan dengan audio yang dilengkapi pemutar CD. Untuk AC tidak hanya di bagian depan. Di kursi tengah sudah ada AC yang ditempatkan di atas kedua pintu. “AC sudah double blower,” ujar Dwi.

Dengan bodi yang bongsor, terbukti mobil tetap stabil saat berpapasan dengan kendaraan lain saat kecepatan cukup tinggi. Saat menikung pun tidak terasa membanting ke arah berlawanan. Tenaga maksimal yang bisa dihasilkan mencapai 105 horsepower (HP) pada 5.500 rpm.

Mobil dengan kapasitas 7 penumpang ini cocok digunakan keluarga. Apalagi bagasinya bisa mencapai hampir 2 meter kubik dengan dua kursi belakang dilipat.

Kapasitas mesin 1.500 cc membuat mobil ini tergolong irit konsumsi bahan bakar. Satu liter bensin bisa untuk menempuh 12 kilometer di dalam kota dan di luar kota mencapai 13,5 kilometer. Teknologi multi-point injection membuat pembakaran lebih sempurna sehingga lebih irit bahan bakar. Kapasitas tangki bensinnya sendiri 75 liter, sudah cukup untuk perjalanan jarak jauh.

UKKY PRIMARTANTYO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi