Pasar Mobil Amerika Pulih  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 15 Januari 2012 04:04 WIB
Wakil Presiden General Motors North American Mark Reuss berbicara pada debut 2013 Cadillac ATS di Pameran Otomotif Internasional Amerika Utara di Detroit, AS, Minggu (8/1). AP/Paul Sancya

TEMPO.CO, Detroit -- Acara tahunan Detroit Motor Show menjadi bukti bahwa krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat bakal segera berakhir. Bahkan pabrikan otomotif asal Amerika, seperti Ford, General Motors (GM), dan Chrysler, optimistis pasar mobil dalam waktu dekat segera pulih.

Ford dan Chrysler memanfaatkan acara tahunan ini untuk meluncurkan model-model terbaru yang diyakini bakal diminati konsumen Negeri Abang Sam. "Kami baru saja menyelesaikan kenaikan volume produksi sekitar 10 ribu unit," kata Lewis Booth, Direktur Keuangan Ford. "Pabrik domestik akan lebih banyak mencetak keuntungan sehingga kami merasa lebih baik."

Setelah kenaikan penjualan sebesar dua digit pada 2011, kebanyakan analis memprediksi pasar Amerika Serikat akan mulai bertumbuh kembang. Ford sendiri bersaing di pasar domestik ataupun internasional dengan meluncurkan versi teranyar, Fusion. Mobil keluarga ini menjadi mobil ketiga dengan penjualan terbaik di Amerika Serikat, setelah Nissan Altima dan Toyota Camry.

Detroit Motor Show hadir di tengah jalinan data yang menunjukkan bahwa ekonomi Amerika sedang meningkat. Stephen Odell, Direktur Operasi Ford Eropa, mengatakan ekonomi Amerika sedang pulih secara mantap. "Ada beberapa tanda bagus, misalnya pada perumahan dan lapangan kerja," katanya.

Namun, meski optimistis di pasar dalam negeri, ketiga produsen utama Amerika ini masih mewaspadai pasar Eropa. Kebanyakan analis memperkirakan penjualan akan jatuh di Eropa tahun ini. "Kecuali kondisi ekonomi berubah lebih baik di Eropa, kepercayaan diri konsumen akan tertantang. Kami pun merasa tertantang," kata Tim Lee, Kepala Operasi Internasional General Motors. Mereka tidak berencana menggabungkan dua anak perusahaannya, Vauxhall dan Opel, yang diperkirakan analis bisa meningkatkan keuntungan di Eropa.

Namun, di tengah ketidakpastian di Eropa, Ford mengatakan mereka berencana memperkenalkan 10 model baru di sana tahun ini. "Kami memperkirakan pasar Eropa akan berada di kisaran 14-15 juta," kata Stephen Odell.

Di tengah optimisme Amerika, pasar Asia juga menunjukkan bahwa mereka adalah pasar yang potensial bagi industri otomotif. GM melaporkan penjualan mereka melonjak dari angka 830 ribu ke 2,35 juta unit pada 2011. Sedangkan Ford juga menunjukkan kenaikan dari angka 70 ribu ke rekor penjualan 519 ribu unit.

GADI MAKITAN | THE TELEGRAPH

#Industri Otomotif

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi