Merger, GM dan Peugeot Berhemat US$ 2 Miliar  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 1 Maret 2012 08:31 WIB
Peugeot Logo (netcarshow.com)

TEMPO.CO, Detroit - PSA Peugeot Citroen dan General Motors (GM) bakal menuai untung besar setelah menjalin kongsi. Dua pabrikan mobil dunia itu diperkirakan bisa menghemat biaya operasi hingga US$ 2 miliar selama lima tahun ke depan.

"Bagi kami, aliansi ini membawa keuntungan yang stabil dalam jangka panjang," kata CEO GM, Dan Akerson, seperti dikutip dari Autonews, Kamis, 1 Maret 2012. 

Dua hari lalu, GM mengumumkan pengambilalihan 7 persen saham Peugeot senilai US$ 470 juta. Tak sekadar akusisi biasa, kedua perusahaan ini akan bekerja sama dalam produksi model dasar (platform), komponen dan modul kendaraan serta merancang skema pembelian bahan baku dan barang modal senilai US$ 125 miliar.

"Namun kedua perusahaan akan menjual produk masing-masing serta bersaing di pasar secara bebas," demikian pernyataan yang dikeluarkan GM dan Peugeot.

Kerja sama berbagi platform akan dilakukan GM dan Peugeot pada model MPV dan crossover yang mereka buat. Selain itu keduanya merancang kendaraan hemat energi yang rencananya akan diluncurkan pada 2016. Kongsi bisnis ini mulai efektif pada pertengahan 2012.

Namun, para analis menilai kerja sama ini tak terlalu menguntungkan mengingat penjualan Peugeot maupun GM tak terlalu besar di Eropa. "Aliansi macam ini tak cocok untuk pasar Eropa yang masif," kata analis Credit Suisse, Erich Hauser.

Sedangkan analis Giggenheim Securities, Matthew Stover berpendapat hanya Peugeot yang bakal diuntungkan dari sisi peningkatan produksi. "Peugeot butuh GM, tapi GM sebenarnya tak perlu Peugeot," katanya.

Aliansi strategis ini dijalin GM selang dua tahun setelah perusahaan itu bangkit dari kebangkrutan. Menjelang kolaps, pada 2005 dan 2006 GM menjual saham mereka pada Suzuki Motor Corp, Isuzu Motor dan Fuji Heavy Industries. GM juga menjalin merger dengan pesaingnya di pasar Amerika, Chrysler, dan Ford Motor Co.

FERY FIRMANSYAH

#Merger Perusahaan

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi