Mimpi Sirkuit Baru Pembalap Yogyakarta
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Sabtu, 24 Maret 2012 17:16 WIB
Valentino Rossi (46) dan Casey Stoner saat latihan sebelum lomba di sirkuit Catalunya , Barcelona, Spanyol (4/6). REUTERS/Gustau Nacarino

TEMPO.CO, Jakarta - Para pembalap sepeda motor ataupun mobil menginginkan sirkuit selain Sentul, Bogor, Jawa Barat. Mereka berharap ada lintasan lain untuk memacu prestasi dan melampiaskan hobi dengan tingkat keamanan lebih tinggi daripada jalan raya.

Agustus Sani Nugroho, Presiden Director PT Supermoto Indonesia, mengatakan selaku pemegang merek Ducati Indonesia sirkuit Sentul masih tergolong jelek. Para pembalap Indonesia bisa lebih berprestasi di luar negeri jika pembinaan dan sarana balapan memadai. "Kami sangat berharap ada sirkuit lagi selain Sentul. Ini impian pencinta motor balap di Indonesia," kata dia saat membuka kantor cabang dealer Ducati di Yogyakarta, Sabtu 24 Maret 2012.

Ia mencontohkan Malaysia dan Thailand. Negeri Upin-Ipin ini memiliki dua sirkuit dan Negeri Gajah satu sirkuit lebih banyak dari Malaysia. Padahal Indonesia potensial dengan pembalap baru, salah satunya Donny Tata dari Yogyakarta. Sayang, kata Agustus, para pembalap berprestasi seperti Donny tak punya kesempatan naik kelas ke Superbike.

Padahal Donny memiliki potensi menjadi pembalap Superbike. "Sementara itu, di Indonesia hanya ada sirkuit Sentul,” kata Agustus. “Itu pun jelek. Saya ngomong jujur apa adanya memang jelek."

Donny mengatakan adanya rencana mulai 2013 menggelar lagi balapan Superbike di Sentul, sirkuit itu harus diperbaiki untuk memenuhi standar internasional. "Ini juga berarti pembalap Indonesia akan ada kesempatan naik kelas," kata dia.

Sirkuit baru bisa saja diusulkan dibangun di Yogyakarta atau Bali menyesuaikan karakter daerahnya. Jika tak digunakan untuk lomba, sirkuit bisa dipakai untuk menyalurkan hobi atau latihan penggemar balapan sepeda motor.

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam pembukaan dealer Ducati tertantang membuat sirkuit balap. Namun keinginannya terkendala lahan Yogyakarta, sehingga kepala daerah lain perlu diajak berkoordinasi mewujudkan pembangunan sirkuit. "Itu (pembangunan sirkuit) harus dikoordinasikan dengan kepala daerah lain karena lahan Yogyakarta sudah tidak ada," kata Haryadi.

Banyaknya penggemar motor gede (moge) dan motor sport bisa menunjang semaraknya dunia pariwisata Indonesia. Agenda touring penggemar motor akan menambah kunjungan wisata ke Yogyakarta.

MUH SYAIFULLAH

Berita Balap Menarik Lain

Energi Positif Michibata Bantu Button Juara Hamilton Sempurna di Hari Pertama Latihan Bebas Hamilton Ungguli Vettel di Latihan Bebas I Button Siap Bertarung di Sepang Alonso Minta Ferrari Kerja Keras Hamilton Start Terdepan di GP MalaysiaRosberg Tercepat di Sesi Latihan PenutupDebut Perdana GP2, Rio Start di Posisi ke-17

#Balap Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi