Segera Lahir: Mobil Otonom tanpa Sopir  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 26 Maret 2012 09:53 WIB
Uji coba mobil otonom General Motors

TEMPO.CO, Nevada - Mobil tanpa pengemudi bakal tak sekadar menjadi dongeng fiksi ilmiah. Mobil driverless atau dikenal sebagai mobil otonom tanpa pengemudi ini mulai dibicarakan jauh sebelum GM dan Carnegie Mellon University menguji SUV dengan konsep ini pada tahun 2008.

Kini, Continental Automotive Group sedang menguji mobil ini. Pada akhir bulan diharapkan lisensi izin menggunakan kendaraan ini di jalan umum di Nevada dikeluarkan. Nevada adalah negara bagian pertama di AS yang mengesahkan undang-undang yang mengatur kendaraan otonom.

Continental, sebuah perusahaan Jerman yang berkantor pusat di Auburn Hills, Michigan, Amerika Serikat, ini serius mengembangkan mobil swakemudi ini. Rem dan kontrol kemudi dalam Volkswagen Passat diganti dengan sensor dan teknologi canggih untuk membaca lingkungan dan menjalankan secara otomatis kendaraan dengan aman.

Untuk memenuhi syarat untuk lisensi khusus Nevada, mereka menguji coba mobil hampir 10.000 mil. Itu termasuk perjalanan terakhir dari Las Vegas ke Brimley, Michigan, tempat Continental memiliki pusat pengembangan dan pengujian yang terletak di tengah hutan.

Lebih dari 90 persen perjalanan itu tanpa tangan di kemudi atau kaki pada pedal, kata Ibro Muharemovic, satu dari tiga insinyur yang melakukan uji coba. Sebuah perjalanan akhir yang direncanakan untuk uji coba 10.000 mil akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

Sebagian besar teknologi ini sudah ada di pasar sebagai fitur keamanan untuk menghindari kecelakaan atau mengurangi tingkat kefatalan saat terjadi kecelakaan.

Google memulai perdebatan tentang mobil swakemudi ini ketika mengambil Toyota Prius dan peralatan canggih berharga sangat mahal untuk menciptakan mobil yang bisa mengemudi sendiri. Continental kemudian membuat versi semiotonom yang merupakan solusi yang lebih terjangkau dari sisi harga.

Mereka menguji coba pada sebuah Volkswagen Passat dengan teknologi ciptaan Continental. Hasilnya, kendaraan akan berjalan dan berhenti sesuai kondisi hiruk-pikuk lalu lintas yang membosankan di jalan raya.

Tujuan penciptaan mobil ini, kata mereka, adalah untuk mengurangi kecelakaan, kemacetan, dan konsumsi bahan bakar. Dengan mobil driverless, usia dan keadaan pengemudi tidak masalah dan parkir tidak menjadi masalah ketika mobil dapat menurunkan penumpang dan pulang dengan sendirinya.

Namun ide mobil mengemudi sendiri ini menimbulkan pertanyaan mengenai aturan dan kesiapan masyarakat dengan teknologi ini. Kantor Administrasi Nasional untuk Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat akan mulai mempelajari aspek jalan raya mobil otonom ini pada bulan Agustus dengan pilot project satu tahun di Ann Arbor, Michigan. Mereka akan menguji 3.000 mobil dengan peralatan yang mampu berkirim pesan satu sama lain untuk mencegah kecelakaan.

Masalah yang masih harus diselesaikan termasuk apabila terjadi kecelakaan dan apakah pengemudi mobil otonom secara hukum dibebaskan dari larangan ber-SMS selama berkendara.

Menurut Ravi Pandit, CEO perusahaan IT global KPIT Cummins, mobil swakemudi tak terhindarkan. "Ini adalah area yang menarik dan perkembangan alami dari kendaraan," katanya.

Kepala Eksekutif Ford, Bill Ford, dalam sebuah konferensi di Barcelona, ​​Spanyol, mendesak industri telekomunikasi untuk membantu memecahkan masalah mobilitas demi mencegah kemacetan global. Dia meminta mobil untuk berkomunikasi satu sama lain dan lingkungannya demi kelancaran transportasi dan menghindari kecelakaan.

Mercedes, BMW, dan Audi kini juga mengembangkan sistem yang membantu berkendara dalam kemacetan lalu lintas. All-new Cadillac XTSyang akan diluncurkan pada bulan Mei akan dilengkapi sensor, radar, dan kamera untuk memberikan input 360 derajat untuk mendeteksi risiko kecelakaan dan mencoba untuk mencegahnya.

Alan Taub, Wakil Presiden Bidang Penelitian dan Pengembangan GM, mengatakan, pada bulan Oktober tahun lalu, bahwa GM akan memiliki mobil semiotonom di jalan pada tahun 2015 dan yang sepenuhnya otonom pada akhir dekade ini.

TRIP B | USA TODAY

#Info Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi