Lorenzo Siap Bersaing dengan Stoner
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Kamis, 5 April 2012 06:57 WIB
Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo duduk di garasi timnya menunggu giliran mengetes motornya, dalam sesi uji coba pra-musim MotoGP di Sirkuit Sepang (31/1). REUTERS/Bazuki Muhammad

TEMPO.CO , Doha: Kejuaraan dunia balap motor MotoGP tahun ini bakal dimulai di Qatar pada Minggu nanti. Para pembalap akan menguji sepeda motor 1.000 cc untuk pertama kali.

Sirkuit Losail sedang menjadi sorotan karena akan menjadi tempat dari dimulainya era baru dan setelah tes pramusim yang serius pada musim dingin dan jeda empat bulan, pembalap Yamaha Jorge Lorenzo dan Ben Spies akan saling berkejaran di Qatar.

Pada pramusim motor YZR-M1 yang baru tampil apik. Pasangan pembalap Yamaha itu yakin bisa mencetak waktu yang bagus dalam masa persiapan tersebut. Adapun juara dunia bertahan MotoGP, Casey Stoner membuktikan kehebatannya dalam tes di Malaysia dan Jerez.

Sepeda motor dari tim Honda yang dikendarainya membuatnya sukses dalam empat balapan MotoGP terakhir. Setelah bekerja keras, Stoner dan kawan-kawan siap mempertahankan tiga gelar yang mereka raih tahun lalu yaitu juara pembalap, tim, gelar konstruktor.

Rekor Stoner di Losail sangat mengesankan. Ia meraih empat urutan start terdepan (pole position) dan empat kemenangan dalam lima balapan terakhir di Qatar. Hanya juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi, yang bisa mengatasi rekor Stoner saat menang 210. Saat Stoner masih di urutan kedua setelah meraih pole dan mencatat waktu putaran terbaik.

“Setelah tes pramusim yang bagus di Sepang dan Jerez, kami menyongsong ke Qatar dengan perasaan positif. Tapi kami masih mempunyai sejumlah pekerjaan,” kata Stoner. “Ini akan jadi pertama kali dengan sepeda motor yang baru di sirkuit ini. Jadi kami butuh waktu untuk mencetak waktu terbaik,” pembalap Australia ini melanjutkan.

Rekan satu tim Stoner, Dani Pedrosa, juga mencatatkan waktu yang memuaskan dalam pramusim dan sangat mendukung penampilan pembalap Australia tersebut untuk meraih hasil terbaik.

Setelah finis di urutan keempat pada kejuaraan dunia musim lalu, Pedrosa menunjukkan ia bisa mengancam lawan mana pun setelah berhasil menyiapkan diri secara matang, baik dalam fisik maupun teknik. “Saya berlatih sangat lancar tahun lalu, termasuk dengan bersepeda dan latihan fisik,” kata Pedrosa.

Tim yang siap menjadi pemecah persaingan antara tim Yamaha dan Honda adalah Ducati. Rossi dan Nicky Hayden berambisi memperbaiki prestasinya musim lalu, yaitu finis di urutan ketujuh dan kedelapan tahun lalu. Peningkatan kapasitas mesin dari 800 cc menjadi 1.000 cc adalah pengembangan utama dalam musim ini agar balapan MotoGP lebih menarik.

SPORTAL.COM.AU | PRASETYO

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi