Menabrak Tebing, Subhan Masih 6 Besar
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Senin, 30 April 2012 01:01 WIB
Subhan Aksa dan Hade Mboi (Dok. Ist)

TEMPO.CO, Jakarta - Pelajaran berharga didapatkan duet pereli Indonesia Subhan Aksa/Hade Mboi pada hari ketiga Rally Argentina yang meyelesaikan SS13, Sabtu, 28 April 2012 petang waktu Argentina atau Minggu, 29 April 2012 pagi WIB. Mulus di hari pertama dan kedua, nasib apes menghambat laju keduanya setelah mobilnya menabrak tebing.

Sukses finis ke-3 di SS6 sebelumnya seolah sirna kala Mitsubishi Evo X yang dikemudikan Subhan menabrak tebing di SS8 Amboy - Santa Monica 1. Trek gravel sepanjang 20,33 km ini tak begitu licin dan menghamparkan lintasan lurus yang menggoda peserta untuk mengembangkan kecepatan.

Subhan salah satunya yang tergoda, terlena, dan akhirnya melintir dan menghantam tebing di sisi kanan lintasan. "Ini trek paling mulus dan paling kencang kami lalui dalam tiga hari ini," kata Subhan dalam keterangannya, Minggu, 29 April 2012.

Meski demikian, tak hanya pereli Bosowa Rally Team ini yang jadi korban. Laju pereli papan atas yang tengah memimpin klasemen PWRC, Michael Kosciuszko (Polandia), justru terhenti di sana akibat kerusakan mesin dan mundur total dari arena. Ia jadi peserta PWRC ketiga yang ‘pensiun dini’. Sejumlah pereli kelas WRC pun sempat melintir-melintir di lokasi ini, termasuk Petter Solberg (Ford) yang keluar lintasan dan kehilangan waktu berharga.

Subhan/Hade harus berjuang mencapai finis SS8 dengan terseok-seok. Body depan mobilnya bonyok, tie rod bengkok, dan ball joint pun rusak. Keduanya sempat memperbaiki sendiri agar bisa lanjut ke SS9, tapi gagal. Akibatnya, satu-satunya pereli Asean di ajang PWRC 2012 ini tak ikut beradu cepat di SS9, 10, 11, 12, dan 13. 

Beruntung, regulasi membolehkan Subhan kembali bertarung di etape berikutnya dengan catatan penalti 5 menit di setiap SS yang tidak dimasuki. Hukuman ini ditambahkan pada waktu tercepat di sisa SS (SS 10 – SS 13) bersangkutan dan itulah yang dihitung jadi catatan waktu Subhan.

Berkat prestasi di dua hari sebelumnya, peringkat Subhan di klasifikasi PWRC hanya turun satu tingkat, dari peringkat ke-5 menjadi ke-6. Total waktunya 4 jam 58 menit 22.4 detik, terpaut 32 menit 11,7 detik dari Nicholas Fuchs (Peru) yang memimpin kelompok PWRC. Di klasifikasi kejuaraan umum, Subhan di urutan 24 dari 39 peserta yang bertahan.

"Tim sudah memperbaiki kerusakan mobil. Perjalanan tinggal 6 SS di hari terakhir (hari ke-4). Masih berat karena berada di pegunungan El Condor yang berkabut dan udaranya tipis. Target kami mencapai finis saja untuk mengamankan poin yang sudah di depan mata," kata Hade.

Hari terakhir Rally Argentina pada Minggu, 29 April 2012, waktu setempat bakal melombakan 6 SS tersisa dengan total jarak 132,19 km. Saat peserta usai menjalani SS19 berupa Power Stage di Copina, usai pula reli terpanjang musim ini yang menempuh jarak keseluruhan 1.800 km.

RAJU FEBRIAN

#Balap Mobil

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi