Mobil Klasik Proklamator Dipamerkan di Malang
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Selasa, 22 Mei 2012 11:13 WIB
Buick-8. Cardbs.com

TEMPO.CO, Malang - Mobil klasik milik para kolektor bakal dipamerkan di Malang dalam acara Festival Tempoe Doeloe pada 24-27 Mei 2012 mendatang. Sebanyak sepuluh mobil klasik ini didatangkan khusus dari kolektor Malang, Jakarta, dan Surabaya.

Di antara koleksi mobil yang dipamerkan, terdapat mobil yang pernah digunakan Bung Karno dan Bung Hatta.

Mobil klasik merek Buick-8, misalnya. Kendaraan ini menjadi perhatian karena menjadi mobil kepresidenan Indonesia pertama yang ditumpangi Presiden Soekarno. Pada masa itu, mobil ini adalah mobil termewah, ditemukan 1945 di belakang kantor Departemen Perhubungan Masa Pendudukan Jepang.

Mobil Buick-9 type Limited-8 ini dikeluarkan 1939, berkapasitas 320 ci atau 5.247 cc. Di dalamnya terdapat selembar kaca yang memisahkan penumpangnya dengan pengemudi, yang bisa dibuka dengan memutar sebuah tuas.

Serta mobil DeSoto keluaran 1942 yang digunakan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Mobil dinas Wakil Presiden ini merupakan hadiah pengusaha Djohan Djohor, pengusaha sukses di Jakarta masa itu. Tujuannya untuk membantu memobilisasi perjuangan bangsa Indonesia. Mobil ini sempat berpindah tangan dan bahkan pemiliknya pernah memakainya sebagai angkutan umum atau oplet.

Kemudian Hatta membeli kembali, mendandani, dan memasang nomor RI-2. Mobil itu menggunakan transmisi otomatis. Kedua mobil bernilai sejarah itu kini disimpan di Museum Gedung Joang 45 Menteng 31, Jakarta.

Selain kedua mobil istimewa itu, ada pula sejumlah mobil klasik keluaran 1930-1945. Adapun jenis mobil berupa Dodge, Ford, Limousin, Chevrolet, dan Austin Seven. Mobil tersebut bakal dipamerkan di Festival Malang Kembali 2012.

Pawai dimulai dari pabrik mesin Guntur, Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang. Pabrik itu adalah pembuat mesin tertua di Kota Malang yang didirikan oleh keluarga Tan pada 1942. "Tak hanya memamerkan mobil klasik, kita juga menelusuri sejarah di Malang," kata ketua panitia Malang Tempoe Doeloe, Dwi Cahyono.

Kesepuluh mobil klasik ini berkeliling Kota Malang mulai Jalan Kolonel Sugiono-Embong Brantas-Tugu-Mojopahit-Merdeka-Basuki Rahmat-Jaksa Agung Suprapto-Ahmad Yani dan berakhir di depan Museum Brawijaya Jalan Ijen, Kota Malang.

EKO WIDIANTO

#Otomotif

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi