Feature Race Monaco, Rio Finis Posisi 14  
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Jumat, 25 Mei 2012 22:51 WIB
Pembalap Indonesia Pertamina GP2 Rio Haryato berpose sebelum berlaga di balap GP2 di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (13/5). ANTARA/Yudhi Mahatma

TEMPO.CO, Monaco -  Pembalap Indonesia Rio Haryanto berhasil finis di urutan ke-14 di feature race seri kelima GP2 Series Monaco. Hasil yang diraih pembalap Pertamina GP2 Marussia Carlin ini melebihi target yang ditentukan timnya, karena startnya dari posisi 23.

Namun, pada lomba balap kali ini, Rio melakukan kesalahan melintas dengan keluar track. Hal ini yang kemudian memnyebabkan pembalap asal Solo ini mendapat hukuman penalti drive-through. Seandainya tidak ada kesalahan itu, pastinya Rio bisa finis di posisi yang lebih baik. Meski demikian, ia mendapat pengalaman banyak dari perlombaan di Sirkuit Monaco hari ini.

“Dengan tempo sepersekian detik saya harus memutuskan jalur yang harus saya lalui memasuki tikungan pertama. Saya memilih mengikuti jalur Nigel Melker yang berada di hadapan saya, karena saya mengira bahwa jalur balap utama tampak akan segera ter-block," kata Rio, dalam keterangan persnya yang diterima Tempo, Jumat malam 25 Mei 2012.

Ketika berada di posisi ke-18 setelah melewati tkungan pertama di lap 1, beberapa saat kemudian di lap ke-6, Rio mendapat instruksi menjalankan drive through penalty. Ia harus masuk ke pit dan kembali ke lintasan pada posisi 20. Setelah masuk pit stop untuk mengganti kedua ban belakang dan memulai lap ke-11, Rio berusaha memperbaiki catatan waktunya.

Rio terus mendekati pembalap di depannya, Rodolfo Gonzales dari tim Caterham Racing. Terus menempel kekat sejak lap ke-14, dari berjarak 7,5 detik menjadi 2,4 detik saat masuk finis. Selanjutnya, ia akan mulai race kedua Sprint Race Monaco, Sabtu sore waktu setempat, dengan posisi star 14.

Manajer teknis Rio, Piers Hunnisett memuji penampilan Rio. "Balapan yang bagus buat Rio, sayang ia mendapatkan penalty," ujarnya. Banyak orang berpendapat Rio tidak mendapatkan keuntungan apa-apa dengan melintas melewati batas track. Meski demikian, menurut Piers, catatan waktu putaran yang cukup baik dibandingkan beberapa pembalap di depannya. "Pengalaman yang berharga buat balapan besok dan tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Perlombaan balap di Monaco, didominasi Johnny Cecotto Jr dari tim Barwa Addax. Pembalap asal Venezuela itu memimpin lompa sepanjang 42 lap berdurasi 59 menit 42,521 detik. Ia kokoh di posisi terdepan meski mendapat tekanan dari dua pembalap di belakanganya, Marcus Ericsson dari tim iSport International dan Geido Van Der Garde dari Caterham Racing.

Pembalap dari tim DAMS, Devide Valsecchi sempat mengambil alih pimpinan lomba ketika Cecotto masuk pit untuk mengganti ban pada pertengahan lomba. Tapi, Cecotto kembali mendominasi hingga akhirnya meraih juara untuk kali pertama di ajang GP2 Series setelah ikut sebanyak 4 kali lomba.

RINA WIDIASTUTI

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi