Mobil Gas Butuh Infrastruktur Penunjang
Reporter: Tempo.co
Editor: Tempo.co
Minggu, 1 Juli 2012 18:43 WIB
dualfuelautos.com

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Kintaro Izumida, mengatakan seharusnya pemerintah sudah mulai membenahi infrastruktur penunjang agar program mobil ramah lingkungan yang hemat bahan bakar minyak bisa dijalankan. "Sebenarnya Nissan sendiri sudah memiliki teknologi yang siap diaplikasikan untuk konsep mobil ramah lingkungan seperti menggunakan bahan bakar gas," kata Izumida kepada Tempo ketika ditemui pada Jumat, 29 Juni 2012 di kantornya.

Menurut dia, konsumen akan berpikir ulang memiliki mobil dengan konsep berbahan bakar gas jika infrastruktur penunjangnya masih kurang. Kecenderungan pasar saat ini adalah menghendaki adanya kemudahan dari apa yang mereka miliki. "Jika kami meluncurkan mobil berbahan bakar gas saat ini maka konsumen akan kebingungan untuk mengisi bahan bakarnya di mana karena kami melihat SPBG di Jakarta masih sangat sedikit," ujar dia.

Izumida mengatakan pihaknya tetap peduli terhadap permasalahan lingkungan namun tetap harus mengikuti keterbutuhan pasar. Sehingga, pilihannya saat ini adalah memproduksi mobil yang menghasilkan emisi rendah.

Senada dengan Izumida, Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Jongkie D Sugiarto menyambut baik usulan pemerintah dalam program konversi bahan bakar minyak ke gas. Hanya saja, kata dia, pemerintah harus segera membangun infrastruktur yang mendukung program tersebut.

SYAILENDRA

#Remisi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi