Google Ikut Terjun Jual Beli Mobil  
Reporter: Tempo.co
Editor: Yandi M rofiyandi TNR
Selasa, 5 Maret 2013 05:19 WIB
Bbc.co.uk

TEMPO.CO, Los Angeles--Raksasa internet Google akan ikut terjun dalam jual beli mobil secara online. Saat ini, layanan pencarian iklan mobil ini akan melibatkan dealer di San Fransisco. Dealer di San Fransisco Bay telah melakukan uji coba sejak tahun lalu. Konsumen bisa mengecek mobil persedian dealer dan mengecek harganya melalui laman pencarian Google.

Tak dijelaskan apakah layanan ini akan dijalankan secara global atau tidak. Namun, layanan ini akan menyusul ke negara bagian lainnya di Amerika Serikat. Dengan perluasan layanan ini, Google hendak terlibat banyak dalam jual beli mobil online. Pilihan Google memang ada dasarnya. Sebanyak 90 persen pembeli mobil, mencari informasi via online sebelum membeli mobil mereka. Dua dari tiga pembeli mobil, datang dari pencarian di Google sebelum menemukan alamat web dealer.

Kelak, para calon pembeli tak akan sampai ke alamat web dealer. Mereka bisa tetap mendapat informasi soal mobil dan harganya di laman Google. Seorang juru bicara Google mengatakan: layanan baru ini dirancang untuk membantu calon pembeli mobil terhubung langsung dengan dealer dan bisa mendapatkan mobil yang mereka inginkan.

Dealer yang ingin tampil di laman ini bisa mendaftar ke Google tanpa uang muka atau bea bulanan. Mereka hanya membayar ketika mengarahkan pembeli atau pembeli meminta informasi kendaraan dari dealer dan memberikan alamat e-mail, nomor telepon atau informasi kontak lainnya. Biayanya mulai US $ 15 per pembeli.

Mike Shum, general manager Toyota Sunnyvale di California, yang ikut dalam program percobaan layanan ini sangat antusias. Dalam sebulan, rata-rata laku sekitar 350 unit. Sekitar 10 persen pembeli berasal dari layanan Google. Biayanya US $ 22 untuk mobil Toyota dan US $ 26 untuk truk atau mobil crossover.

Namun, tak semua dealer suka dengan layanan Google ini. Scott Pettitt, manager dealer Ford di Morgan Hill , California mengeluhkan karena Google mencegah calon pembeli berhubungan langsung dengan dealer. Semua komunikasi harus melalui layanan Google, yang membuat identitas dan informasi calon pembeli jadi anonim.

Ketika calon pembeli meminta penawaran harga, dealer menerima nama pelanggan, nomor telepon dan email anonim. Dealer bisa menelpon atau mengirim email ke pelanggan dengan perantara Google. Dealar bisa menelpon ke pelanggan maksimal enam kali. Entah direspon atau tidak. Demikian pula dengan email, dealer hanya bisa mengirim email enam kali, entah didbalas atau tidak. Menurut Google, sistem komunikasi dirancang untuk melindungi privasi konsumen.

Pettitt juga mengatakan, banyak minat yang ia terima tapi pelanggan hanya mencari informasi harga dengan tidak berniat datang ke dealernya. "Kami ingin berhubungan dan menjelaskan secara langsung," kata Pettitt. "Sulit untuk melakukan itu karena mereka (Google) telah mengkomersialisasikan proses (jual beli)," ujarnya.

Ryan Hopkins, manager delaer Larry Hopkins yang menjual Honda di Sunnyvale, California yang terlibat dalam layanan ini menilai masih terlalu dini untuk mengetahui apakah sistem ini efektif untuk mendongkrak penjualan mobil. Simak berita teknologi lainnya di sini.

AUTONEWS | NUR ROCHMI

Baca juga:Ilmuwan Buktikan Kebenaran TelepatiHarlem Shake, Situs Youtube Ikutan JogetTiap Tahun, 100 Juta Hiu Dibantai di Seluruh DuniaHamil Bikin Kaki Perempuan Lebih Besar

#Teknologi Informasi - Internet-Situs-Portal
#Google Inc

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi