MotoGP Pakai Aturan Baru Mulai Musim 2014
Reporter: Tempo.co
Editor: Antonius Wishnu Wijiantoro
Jumat, 12 April 2013 11:15 WIB
Pebalap MotoGP Valentino Rossi. REUTERS/Bazuki Muhammad

TEMPO.CO, Qatar - Ajang balap sepeda motor paling akbar di dunia, MotoGP, telah mengkonfirmasi bahwa spesifikasi ECU (Electronic Control Unit) dan sistem data logging akan menjadi hal wajib buat setiap tim, dimulai pada musim 2014 mendatang. Aturan baru itu muncul setelah negosiasi dengan tim-tim produsen otomotif yang berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, pada 6 April 2013, berjalan dengan sukses.

Berikut ini beberapa aturan baru yang akan diterapkan MotoGP mulai 2014.

- Setiap tim tetap diizinkan untuk memakai perangkat lunak mereka sendiri. Dengan syarat mereka juga memakai 20 liter bahan bakar, bukan 24 liter, serta hanya boleh memakai lima mesin di sepanjang satu musim MotoGP.

- Untuk masalah keamanan, MotoGP juga telah menyepakati bahwa spesifikasi rem cakram yang berbeda bisa mendapat persetujuan dari Race Direction untuk dipakai di sirkuit tertentu. Saat ini, sistem tersebut hanya berjalan di sirkuit Motegi.

- Peraturan teknis yang baru telah disetujui pada pertemuan GPC MotoGP di Valencia pada November 2012 lalu. Regulasi itu sudah diumumkan dan telah dikonfirmasi. Hal itu muncul seiring dengan keberhasilan negosiasi antara Dorna dan produsen motor, mengenai pasokan mesin tambahan dan/atau mesin untuk kelas MotoGP mulai 2014.

- Satu uji coba resmi dalam tiga hari berlangsung di sirkuit MotoGP yang berlokasi di Eropa. Rentang waktunya antara seri balapan terakhir tiap musim hingga 30 November.

- Uji coba resmi ketiga dalam tiga hari berlangsung pada periode 1 Februari hingga seri pertama musim berikutnya.

- Setiap tim maksimal melakukan tiga kali uji coba MotoGP, masing-masing satu hari, pada hari Senin, sesuai yang ditentukan oleh Dorna/IRTA di Eropa.

- Setiap kegiatan apa pun yang dilakukan setiap tim harus mendapat pengesahan dari Race Direction.

- Uji coba tidak boleh diselenggarakan sejak 1 Desember hingga 31 Januari.

- Tes pembalap yang dikontrak akan terus mendapat izin melakukan uji coba untuk tujuan pengembangan pada setiap waktu. Uji coba penggunaan ban juga disediakan untuk setiap tim.

AUTOSPORT | ROADRACINGWORLD | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:Duel Spanyol-Jerman di Semifinal Liga Champions? Beckham: Messi Pemain Terhebat di Dunia PSSI Masih Kisruh, Menpora Minta Laporan LengkapKalah dari Rubin, Chelsea Tetap ke SemifinalPeringkat Timnas Indonesia di FIFA Terus Merosot

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi