Ustad Uje Kecelakaan, Ini Tip Kendarai Motor Gede
Reporter: Tempo.co
Editor: Alia fathiyah
Jumat, 26 April 2013 16:39 WIB
Sejumlah wartawan mengabadikan kendaraan milik almarhum Ustad Jefry Al Buchori yang rusak akibat kecelakaan di Kantor Satuan Wilayah Lalu Lintas (Satwil Lantas) Jakarta Selatan, Jumat (26/4). Ustad gaul yang disering disapa Uje itu meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Kawasan Pondok Indah. ANTARA/Dhoni Setiawan

TEMPO.CO, Jakarta - Ustad Jefri Al-Buchori meninggal akibat kecelakaan setelah motor gede yang ditungganginya menabrak pohon palem di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Kejadian nahas ini terjadi pada Jumat, 26 April 2013 sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Pakar otomotif, Suhari Sargo, mengatakan butuh keterampilan dalam mengendarai moge. "Gampang-gampang sulit," kata Suhari ketika dihubungi pada Jumat, 26 April 2013.

Pertama, pengendara harus paham bahwa moge memiliki bobot yang berat. Moge milik Uje, yaitu Kawasaki ER-6N, memiliki bobot 204 kilogram. Dua kali lipat dari tipe motor sport seperti Yamaha Byson atau Honda Tiger. Bahkan, moge macam Harley Davidson saja memiliki berat sampai 250 kilogram sampai 300 kilogram.

Beratnya bobot moge, Suhari melanjutkan, membuat diperlukan tenaga ekstra, terutama tumpuan di kaki, ketika membawa moge. Jika tidak kuat menahan bobot moge ini, dikhawatirkan pengendara akan cedera saat bertumpu.

Selanjutnya, saat melaju, pengendara moge juga perlu memperhitungkan kecepatan. Di Amerika, Suhari menceritakan, moge bisa dipacu di atas 60 kilometer per jam karena jalanan di sana cenderung halus.

Sedangkan di Indonesia, kecepatan ideal adalah di bawah 40 kilometer per jam. "Karena jalan banyak lubang dan cenderung kasar," kata Suhari. Dengan tenaga besar, di atas 650 cc, moge cenderung tidak stabil saat mengalami gangguan di jalan.

"Ini karena pengaruh beratnya juga," ujar Suhari. Seharusnya semua pengendara moge tahu teknik pengereman ketika kendaraan slip. Kuncinya jangan panik dan tidak langsung menekan rem. Tindakan ini justru bisa menambah slip. Seharusnya, pengendara tetap tenang dan menurunkan gas perlahan dengan menginjak rem sedikit.

Tips terakhir adalah soal fisik. Ukuran moge yang besar dan tenaganya yang jumbo membutuhkan kemampuan fisik lebih saat menungganginya. "Jangan kendarai moge saat kondisi lelah," kata Suhari.

SYAILENDRA

Berita Lain:Ustad Uje Alami Kecelakaan TunggalSebelum Kecelakaan, Ustad Uje Jatuh Dua KaliKronologi Kecelakaan Ustad Uje  Istri Ustad Uje: Abi .... Umi Mau IkutUstad Uje Sempat Benturkan Kepalanya di Kakbah  

#Uje | Jefry Al Buchori

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi