Hamilton Trauma Tragedi Pecah Ban
Reporter: Tempo.co
Editor: Reza Aditya Ramadhan (Reporter Y
Kamis, 4 Juli 2013 11:46 WIB
Mobil Mercedes Formula One yang dikendarai Lewis Hamilton asal Inggris memasuki Pit stop usai ban mobilnya pecah saat balapan di Grand Prix Silverstone, Inggris, (30/6). REUTERS/Nigel Roddis

TEMPO.CO, London - Pembalap Formula-1 dari tim Mercedes AMG Lewis Hamilton mengaku masih trauma atas kejadian pecah ban yang menimpa dirinya dan empat pembalap lainnnya di British GP F1, Silverstone, Minggu, 30 Juni 2013. Produsen ban dan juga sponsor resmi Formula-1, Pirelli, saat ini sedang membuat rancangan ulang seluruh ban untuk menjamin keselamatan para pembalap F1 agar insiden pecah ban tidak terulang lagi di beberapa seri balap selanjutnya pada musim ini.

“Aku pikir insiden pecah ban itu masih menjadi perhatian, kita lihat saja bagaimana perkembangannya ke depan, semoga cepat diselesaikan dan mendapat jaminan dari Pirelli,” ujar Hamilton, seperti dikutip The Sun, Kamis, 4 Juli 2013.

Hamilton mengatakan ini adalah ketakutan terbesar dalam hidupnya selama menjadi pembalap F1. Dia sebelumnya mengatakan tidak pernah setakut ini meski sedang mengemudikan jet darat tersebut di sirkuit dalam perlombaan GP F1.

Pirelli akan melapisi seluruh ban dengan sabuk Kevlar, serat fiber sintetis, agar kejadian pecah ban yang menimpa empat pembalap pada GP British Silverstine tidak terulang di seri balapan selanjutnya di Nurbugring, Jerman.

Berasarkan informasi yang dihimpun dari media Inggris, Senin malam, 1 Juli 2013 waktu setempat, pembalap muda akan diizinkan untuk menguji ban Pirelli desain terbaru di Sirkuit Nurbugring, Jerman.

THE SUN | REZA ADITYA RAMADHAN

Topik Terhangat Tarif Progresif KRL| Bursa Capres 2014 |Ribut Kabut Asap |PKS Didepak? |Puncak HUT Jakarta Berita Lainnya Pencipta Lagu AS Roma Meminta Lagunya Dibuang   PSSI Siapkan Regulasi Standardisasi Klub   Ronaldo Rindu Manchester United Isco Emoh Menamai Anjingnya 'Ronaldo'  

 

#F1
#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi