Pembalap Superbike Tewas Saat Balapan di Moskow
Reporter: Tempo.co
Editor: Rijal TI uploader
Senin, 22 Juli 2013 03:08 WIB
Pembalap Honda MotoGP Marco Simoncelli (kiri) tergeletak saat kecelakaan yang melibatkan pembalap Yamaha Colin Edwards dari AS (tengah) dan pembalap Ducati Valentino Rossi (kanan) di MotoGP Malaysia, Sepang (23/10). REUTERS/ Dorna via Reuters TV

TEMPO.CO, Moskow – Pembalap Tim Goeleven Kawasaki, Andrea Antonelli, tewas dalam kecelakaan saat mengikuti lomba balap motor Supersport World Championship di Moscow Raceway, Minggu (21/7).

Dalam kondisi lintasan basah diguyur hujan, pembalap asa Italia berusia 25 tahun ini tak bisa mengendalikan motornya di lap pertama dan kepalanya menghantam motor Honda yang ditunggani rekan senegaranya, Lorenzo Zanetti.

Antonelli langsung dilarikan ke pusat medis di sirkuit tersebut, tapi karena cederanya yang sangat parah, diputuskan untuk tak membawanya dengan helicopter ke rumah sakit terdekat dan ia meninggal dunia setelah tak kunjung sadarkan diri.

Balapan tersebut dihentikan dan ditunda untuk digelar kembali pada petang harinya sebelum The akhirnya dibatalkan. Event World Superbike kedua juga dibatalkan setelah Marco Melandri (BMW Motorrad Goldbet) memenangi sesi balapan pada pagi hari.

Antonelli yang berasal dari Castiglione di Lago dan telah 14 kali meraih podium dalam lomba balap European Superstock 600 dan 1000, melakukan start dari posisi kedua di Moskow.

Antonelli menjadi pembalap asal Italia kedua yang tewas di lintasan balap dalam dua tahun terakhir setelah pembalap MotoGP, Marco Simoncelli, yang menjadi korban dalam kecelakaan di sirkuit Sepang, Malaysia pada 2011.

“(Pembalap Yamaha, Massimo) Roccoli, ditabrak oleh Andrea, yang sudah terjatuh. Kemudian Zanetti yang tengah melaju 250km per jam tak mampu menghindarinya,” kata Dr Massimo Corbascio yang menangani Antonelli seusai kecelakaan tersebut.

“Ia (Zanetti) mengatakan dirinya menghantam ‘sesuatu berwarna hijau’ sebelum terjatuh dan mengalami luka-luka. Jika seorang pembalap terkena hantaman pada tengkoraknya oleh sepeda motot seberat 160kg dengan kecepatan 250km per jam, apa yang bisa kita lakukan?

“Ia pergi untuk menemani Marco Simoncelli. Kami telah berusaha menyadarkan Andrea, tapi tak ada yang bisa kami lakukan.”

DAILIYMAIL | A. RIJAL

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi