Lorenzo Kesulitan Melawan Dominasi Honda  
Reporter: Tempo.co
Editor: Martha Warta Silaban
Senin, 26 Agustus 2013 14:10 WIB
(ki-ka) Dani Pedrosa, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo berpose di atas podium setelah memenangkan balapan MotoGP Chezh di sirkuit Masaryk, Republik Cek, (25/8). Ketiga pembalap asal negara Spanyol ini berhasil naik podium bersama-sama. (AP Photo/Petr David Josek)

TEMPO.CO, Brno - Jorge Lorenzo merasa kesulitan melawan keperkasaan dua pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Usai laga di Sirkuit Brno, Republik Ceko, pembalap Yamaha Factory Racing ini mengatakan bahwa ia harus bersusah payah mengejar duo Honda ketika mereka berhasil menyalipnya.

Padahal selama balapan, Lorenzo sangat mendominasi dan sempat memimpin di posisi pertama. Ia pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dengan raihan podium ketiga di Sirkuit Brno. “Saya merasa cepat pada awal lomba. Saya pikir ini start terbaik sepanjang karier di MotoGP,” kata Lorenzo.

Namun sayang, dirinya bahkan kesulitan untuk merebut posisi kedua setelah Marquez dan Pedrosa sempat membayang-bayanginya selama balapan berlangsung. “Mereka berdua cepat sekali. Saya tidak bisa melakukan banyak hal,” kata juara bertahan MotoGP ini.

Pada lomba seri Brno, dua pembalap Repsol Honda merebut posisi pertama dan kedua. Marc Marquez finis pertama dengan catatan waktu 42 menit 50,729 detik, selisih 0,313 detik dengan Dani Pedrosa. Sedangkan Lorenzo menyusul di tempat ketiga dengan waktu 42 menit 52,277 detik yang diikuti oleh Valentino Rossi, 42 menit 60,101 detik.

Kendati Honda cukup digdaya dalam empat seri terakhir, namun Lorenzo enggan mengomentari gelar juara dunia. Menurut dia, terlalu dini untuk melepas gelar juara dunianya, sebab masih ada tujuh seri tersisa. “Gelar juara dunia belum lepas,” kata dia.

Pembalap asal Spanyol ini mengatakan, Honda mengalami banyak kemajuan pada musim 2013, tapi Yamaha masih yang terbaik. Di sisi lain, Lorenzo juga mengeluhkan cederanya yang sempat mengganggu dalam beberapa seri sebelumnya. “Mesti tidak cedera, balapan tahun ini sangat ketat.”

Lebih lanjut, Lorenzo percaya pada seri berikutnya Yamaha bisa mencetak hasil lebih bagus. Para teknisi sudah bekerja keras untuk meningkatkan performa mesin dan memperkecil gap dengan Honda. “Saya hanya perlu bersabar dan berdoa di seri Silverstone, Inggris,” kata dia.

MOTOGP | CRASH | ADITYA BUDIMAN

Topik terhangat: Konser Metallica | Suap SKK Migas | Sisca Yofie | Rusuh Mesir | Konvensi Partai Demokrat

Berita terpopuler:Metallica Hanya Minta 7 Pertanyaan Undang Metallica, Setiawan Djodi Dimarahi Pak Harto Metallica Cuci Muka di Hotel BidakaraJokowi Datang, Penonton Metallica HebohNonton Metallica, Jokowi Dikawal Provos

#Balap Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi