Marquez Tetap Agresif di Silverstone  
Reporter: Tempo.co
Editor: Pruwanto
Sabtu, 31 Agustus 2013 06:00 WIB
Pembalap MotoGP Honda Marc Marquez asal Spanyol mengendarai motornya dalam sesi latihan bebas kedua di sirkuit Silverstone, Inggris, (30/8). REUTERS/Darren Staples

TEMPO.CO , London:Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, berjanji tak akan mengubah gaya agresifnya dalam berlomba pada seri balapan tersisa, termasuk di Sirkuit Silverstone, Inggris, besok. “Pendekatan saya tetap sama,” kata pembalap berusia 20 tahun itu.

Marquez terus tampil agresif sepanjang awal musim ini. Sejaun ini, gaya balapannya yang terus “menyerang” lawan itu terbukti berbuah manis. Ia sudah berhasil menang 5 kali dalam 11 lomba yang dijalaninya, termasuk empat kali secara beruntun dalam seri terakhir.

Kini peluangnya untuk menjadi juara pun semakin besar. Pembalap asal Spanyol itu kini memuncaki klasemen umum dengan keunggulan 26 poin dari pembalap Honda lainnya, Dani Pedrosa, serta unggul 44 poin dari pembalap Yamaha yang merupakan juara bertahan Jorge Lorenzo.

Gaya agresif pembalap ini sudah terlihat sejak masih berlomba di Moto2. Desember lalu, ia sempat dihukum dengan star dari posisi paling belakang karena aksinya sempat membuat Simone Corsi jatuh saat latihan. Aksi yang berbau nekad kembali dia tunjukkan dalam lomba di Sirkuit Jerez, Spanyol, 5 Mei lalu. Ia sempat terlibat duel dengan Lorenzo sehingga morot keduanya bersenggolan dan motor Marquez sempat keluar dari lintasan, meski akhirnya dia mampu menyelesaikan lomba dan finis ketiga.

Marquez menyatakan tak khawatir gaya agresifnya akan membuat dia gagal menjadi juara. “Saya senang dengan musim saya dan akan terus melakukan dengan cara seperti ini,” kata dia. “Mungkin nantinya akan lebih sulit, tapi tujuan saya adalah tahun ini adalah merebut beberapa podium dan beberapa kemenangan. Dan saya sudah bisa melakukannya. Bila kemenangan lain didapat, saya menyambutnya. Jika tidak, juga tak masalah. Saya merasa tertekan untuk menjadi juara di tahun ini.”

Marquez akan kembali berlaga besok, di Sirkuit Silverstone. Ketangguhannya kembali terlihat dengan keberhasilan menjadi yang tercepat dalam latihan pertama, mengungguli Jorge Lorenzo, Cal Crutchlow, Dani Pedrosa, dan Alvaro Bautista.

Saat masih berlomba di Moto2, ia selalu gagal meraih gelar di sirkuit sama. Tapi, ia optimistis bisa menebus kegagalan itu dan merebut kemenangan kelimanya secara beruntun. “Semua itu mungkin saja, tapi kita lihat saja nanti,” kata dia. “Sangat sulit untuk tetap kompetitif untuk tiga lomba secara beruntun. Silverstone sepertinya menguntungkan Yamaha, tapi Brno (Republik Cek) juga, dan kami berhasil menang di sana. Akan sulit memang, tapi saya pikir kami bisa melakukan pekerjaan bagus.”

AP | CRASH | NURDIN

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi