Salah Paham, Penyebab Diskualifikasi Marquez  
Reporter: Tempo.co
Editor: Martha Warta Silaban
Senin, 21 Oktober 2013 16:11 WIB
Pembalap Honda Marc Marquez usai menaiki motornya usai mengaganti motor dalam laga MotoGP Australia di Phillip Island, (20/10). Telat masuk Pit Stop, Marquez didikualifikasi karena panitia menetapkan untuk semua peserta mengganti motornya pada putaran ke-10. REUTERS/Brandon Malone

TEMPO.CO, Phillip Island - Honda mengakui bahwa penyebab dikeluarkannya Marc Marquez dari seri balapan Australia karena kesalahpahaman tim. Otoritas Honda menyatakan mekanisme balapan dengan format flag to flag (menggunakan pit stop) merupakan yang pertama dialami oleh tim Honda.

“Kami pikir tidak ada masalah jika pembalap mengganti sepeda motor setelah putaran 11, tapi ternyata panitia menilai lain,” ujar pihak Honda, Senin, 21 Oktober 2013. Menurut pihak Honda, penggantian sepeda motor yang dilakukan oleh Marquez merupakan bagian dari strategi yang sudah direncanakan.

Sebelumnya, seri balapan MotoGP di Australia berjalan tidak seperti biasanya. Selain putaran lomba yang dipangkas dari semula 27 menjadi 19 putaran, setiap pembalap juga diwajibkan mengganti sepeda motornya pada putaran 9 atau 10. Hal ini dilakukan lantaran kekuatan ban Bridgestone tidak mampu digunakan melebihi 14 putaran.

Akibat peraturan tersebut, pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, terkena sanksi diskualifikasi karena baru mengganti sepeda motornya pada putaran 11. Walhasil, Marquez tidak memperoleh nilai. Dengan hasil ini, perolehan poin antara tiga pembalap teratas menjadi semakin ketat. Marquez tetap memimpin dengan 298 poin diikuti Lorenzo dengan 280 poin. Tempat ketiga diisi oleh Pedrosa dengan 264 angka.

Adapun rekan satu tim Marquez, Dani Pedrosa, tidak bisa menutupi kebingungannya dengan aturan balap di Sirkuit Phillip Island. Pedrosa sempat melakukan pelanggaran ketika memasuki pit lane karena tidak bisa mengurangi kecepatan.

“Sulit bagi kami melakukan pit stop tanpa membuat suatu kesalahan karena ini yang pertama kali,” kata Pedrosa. Di sisi lain, Pedrosa juga mengeluhkan peraturan yang kerap berubah-ubah.

AUTOSPORT | ADITYA BUDIMAN

Berita Terpopuler:Ical Anggap Dinasti Atut Baik dan Untungkan Partai Banyak Kebakaran, Jokowi: Memang yang Bakar Saya? Kamar Digeledah, Gayus: Bongkar Saja Pak! Airin Menyewa Hotel Selama di Harvard Ani Yudhoyono Abadikan Momen Pesta Azima Rajasa

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi