Red Bull Tak Siap Hadapi Lomba
Reporter: Tempo.co
Editor: Hari prasetyo
Kamis, 6 Maret 2014 05:56 WIB

TEMPO.CO , London: Kian dekat seri balapan pertama Formula 1 musim 2014 di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 16 Maret 2014, kian tak menentu pula perasaan segenap anggota tim Infiniti Red Bull di markas tim di Milton Keynes, Inggris.

Tim jawara konstruktor Formula 1 dalam empat musim terakhir itu memang belum menemukan performa terbaik jelang balapan pertama nanti.

Hingga sesi terakhir latihan resmi di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Ahad, 1 Maret 2014, mobil Red Bull belum mencapai daya tahan prima, ketika hanya mampu menempuh total lap setengah dari catatan tim Marcedes.

Selain itu, mereka pun terbukti belum cukup cepat untuk menyaingi pesaingnya itu. Hal itu terlihat dari catatan tercepat (fastest lap) pembalap terbaik Red Bull, Sebastian Vettel, yang masih tertinggal hingga 4,190 detik dari Lewis Hamilton, pembalap andalan Marcedes.

"Sejujurnya, sulit mengukur sejauh mana kualitas mobil kami saat ini karena begitu banyak penyesuaian yang harus dilakukan. Tidak hanya terkait ban atau bahan bakar, tapi juga perihal mesin," kata Sebastian Vettel, seperti dilansir laman resmi Formula 1.

Kekhawatiran tidak hanya menimpa Vettel. Wakil Direktur Pelaksana Renault, Rob White, yang merupakan penyedia mesin untuk Red Bull, juga ketar-ketir menyambut balapan di Melbourne nanti.

"Sulit menyangkal bahwa kami belum menyelesaikan keseluruhan program yang kami punya dengan tim. Persiapan untuk Melbourne jelas belum tuntas," kata White di laman resmi Renault.

"Dalam beberap hal, kami memang telah memperbaiki masalah yang muncul selama ini. Namun kini, kami justru menemukan bahwa ada masalah baru."

Terhitung musim 2014, operator Formula 1 memang menetapkan beberapa regulasi baru, seperti mengubah konfogurasi mesin menjadi V6 1,6 liter, dari sebelumnya V8 2,4 liter. Nah, perubahan inilah yang kemudian membuat Red Bull terpaksa memeras otak agar menghasilkan mobil yang kompetitif.

Perubahan itu sendiri diputus untuk meningkatkan azas keselamatan pembalap saat lomba. Meski begitu, toh, bos Formula 1, Bernie Ecclestone mengaku tak begitu puas dengan perubahan tersebut. Dalam wawancara dengan CNN beberapa waktu lalu, Bernie bahkan menyebut Formula 1 sudah kehilangan gereget.

"Sejujurnya, saya tidak puas dengan suara mesin baru. Bukan lagi seperti suara mobil Formula 1," katanya. "Tapi itu pendapat saya. Mari kita tunggu apa pendapat publik setelah lomba nanti dimulai."

Adapun Hamilton, tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai catatan buruk Vettel dan tim Red Bull di sesi latihan. Ia pun tidak mau terjebak optimisme berlebih meski meraih hasil bagus dalam beberapa sesi latihan resmi.

Kata Hamilton, dirinya dan Marcedes tetap bukan calon juara musim ini. "Kami masih penantang. Saya masih sadar diri, meski latihan-latihan kemarin memberi sinyal bagus," kata Hamilton, merendah.

"Tidak ada seorang pun yang tahu siapa yang akan memimpin lomba di Australia nanti. Ketahanan akan menjadi faktor penting."

Dengan regulasi baru yang diterapkan dan membuat tim menyiapkan konfigurasi baru, ditambahkan Hamilton, bukan tidak mungkin lomba Formula 1 musim ini bakal berjalan ketat seperti seri-seri awal Formula 1 musim 2012. Ketika itu, tujuh seri awal dimenangi oleh tujuh tim berbeda. "Bisa jadi seperti itu," katanya singkat. FORMULA 1 | REDBULL RACING | ARIE FIRDAUS

Berita Terpopuler: 

Disebut Atur Proyek SKK Migas, Ini Kata Sepupu SBY 

Calon Hakim MK: Mobil Saya Tidak Lima, Cuma Empat....

Calon Hakim MK, Hidup Mewah dan Tak Paham Hukum  

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi