Tahun Ini, Volvo Jual Sedan Buatan Cina  
Reporter: Tempo.co
Editor: Fery Firmansyah
Senin, 12 Januari 2015 15:22 WIB
Volvo S60. motorride.net

TEMPO.CO, Beijing - Produsen mobil asal Swedia, Volvo Car Group, akan memasarkan sedan midsize terbaru pada tahun ini. Berbeda dengan varian-varian terdahulu, sedan yang akan dipasarkan pertama kali di Amerika Serikat ini dibuat di Cina.

Kabar yang dilansir Reuters menyebutkan mobil ini diproduksi bersama Zhejiang Geely Holding Group. Perusahaan asal Cina ini adalah pemilik merek Volvo setelah melakukan aksi akuisisi dari Ford Motor Co. Bersama induk barunya, Volvo akan memasarkan sedan S60L di Amerika. (Baca juga: Apa Tipe Mobil yang Akan Laris di Tahun 2015?)

Menurut juru bicara Volvo, David Ibison, sedan Volvo S60L menawarkan ruang kabin yang lebih lega, sesuai dengan selera konsumen Amerika. Mobil ini akan dibuat di Chengdu, Cina, dan akan dipamerkan di North American International Auto Show (NAIAS) 2015 di Detroit. “S60L adalah strategi kami untuk bangkit di Amerika," ujarnya, seperti dikutip pada Senin, 12 Januari 2015. (Baca juga: Buat Model Taksi, Esemka Gandeng Cina dan Korea)

Pada 2014, penjualan Volvo di Amerika mencapai 56.371 unit atau merosot 8 persen dari tahun sebelumnya. Padahal Amerika sebelumnya adalah pasar utama Volvo. Posisi Amerika kini digantikan oleh Cina. Di Cina, Volvo berhasil menjual 81.221 unit sepanjang 2014 atau naik 33 persen.

Ibison yakin, dengan strategi barunya, Volvo akan kembali berjaya di Amerika. Targetnya, angka penjualan menembus 100 ribu unit. Pabrikan mobil ini akan meluncurkan 18 produk baru, mulai 2015 hingga 2018. Namun, di Amerika, Volvo harus bersaing ketat dengan produsen mobil mewah lain, seperti BMW dan Mercedes. Perang dengan dua pabrikan Jerman itu semakin berat mengingat mereka sudah punya pabrik di Amerika.

FERY F.

Berita TerpopulerTernyata, Budi Gunawan Dapat Rapor Merah KPK  Jonan Anulir Sanksi Maskapai, 'Siapa Yang Bodoh'  Black Box Air Asia Ternyata Kejepit Bodi Pesawat

 

#Mobil Mewah
#Volvo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi