Magnussen: Sulit Gantikan Alonso  
Reporter: Tempo.co
Editor: Agus baharudin olahraga
Rabu, 4 Maret 2015 04:53 WIB
Pembalap asal Spanyol Fernando Alonso, yang juga Juara Kedua Formula One 2013 mengacungkan jempolnya saat memegang piala pada acara FIA Prize Giving 2013 di Saint-Denis, Paris (7/12). REUTERS/Michel Euler/Pool

TEMPO.CO , London - Pembalap Denmark yang baru berumur 22 tahun, Kevin Magnussen, mengatakan bakal mengalami kesulitan menjadi pengganti Fernando Alonso di tim McLaren-Honda pada seri pertama balap Formula 1, Grand Prix Australia. Seri pertama musim balap 2015 ini berlangsung di Sirkuit Melbourne Park, Australia, pada 13-15 Maret mendatang.

“Saya pikir bakalan sulit (menggantikan Alonso) karena saya tampil tidak bersama tim balap dan mekanik yang bersama saya (berdiskusi dan mempersiapkan diri) sepanjang musim dingin (lalu). Akan berbeda kalau saya membalap bersama tim saya. Tapi saya harus melakukannya dan saya akan (berusaha) senang melakukannya,” tutur Magnussen, yang merupakan pembalap cadangan tim McLaren-Honda.

Selain tampil dengan pembalap cadangannya, tim McLaren-Honda akan menampilkan pembalap asal Inggris, Jenson Button, pada Grand Prix Australia itu.

Alonso (33 tahun), juara dunia Formula 1 2005 dan 2006, menabrak dinding dalam tes pra-balapan di Sirkuit Catalunya, 22 Februari lalu. Mobil yang dia kemudikan menabrak dinding lintasan pada kecepatan 215 kilometer per jam.

Saat itu Alonso sempat pingsan dan segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter dari pusat medis sirkuit itu. Ia dirawat tiga malam dan dokter menyatakan tidak ada cedera serius yang dia derita. Namun, sebagaimana dikutip bbc.com edisi Selasa, 3 Maret 2016, dokter menyarankannya  tidak tampil pada Grand Prix Australia untuk menghindari trauma kedua akibat kecelakaan itu.

Alonso sendiri melalui rekaman video di YouTube menyatakan kondisinya baik-baik saja. Ia diharapkan tampil pada seri kedua (Grand Prix Malaysia) di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur, pada 27-29 Maret mendatang.

BBC | FORMULA1 | AGUS BAHARUDIN

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi