Marc Marquez Incar Kemenangan Ketiga di Austin
Reporter: Tempo.co
Editor: Dwi Riyanto A.
Minggu, 12 April 2015 18:04 WIB
Juara Dunia MotoGP 2014 dari tim Honda, Marc Marquez mengikuti latihan Valencia Motorcycle Grand Prix di Ricardo Tormo di Cheste, dekat Valencia, Spanyol, 7 November 2014. REUTERS/Heino Kalis

TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi telah memenangi 9 kali juara dunia MotoGP. Namun masih ada yang membuatnya penasaran: Circuit of The Americas (CoTA). Selama karirnya, pembalap nyentrik asal Italia ini tak pernah menang di sirkuit yang berlokasi di Austin, Texas, itu.

"Saya tidak pernah mencicipi podium di sana. Musim lalu saya cukup berpeluang finis pertama atau kedua namun tiba-tiba ban depan saya pecah begitu saja dan semuanya menjadi berantakkan," kata Rossi kepada Fox Sports, Jumat lalu.

Rossi tampil memukau dalam seri pembuka yang berlangsung di Qatar, dua pekan lalu. Saat itu, Rossi berduel head to head dengan pembalap dari tim Ducati, Andrea Dovizioso, sebelum akhirnya finis di urutan pertama.

"Itu adalah balapan yang sangat mendebarkan namun saya tidak yakin hal yang sama akan terulang di Circuit of The Americas sebab saya merasa lay out sirkuit itu bukan lay out yang terbaik untuk M1," kata Rossi.

M1 adalah motor Yamaha yang dikendarai Rossi dan Jorge Lorenzo. Motor ini sangat gesit di tikungan namun agak kurang bertenaga di trek lurus. Ini sangat terlihat saat Rossi berduel dengan Dovizioso di trek lurus.

Persoalannya, sirkuit Circuit of The Americas (CoTA) yang akan menjadi tempat balapan seri kedua MotoGp dinihari nanti, memiliki trek lurus terpanjang di ajang Motogp, yakni 1,2 km!

Trek lurus ini akan sangat menguntungkan bagi rival terberat Rossi dari Tim Repsol Honda, Marc Marquez. Sebab, motor yang digunakan Marquez, yakni RC213V, sangat mumpuni di ajang trek lurus.

Saat di Qatar, misalnya, Marquez mampu menggeber motornya hingga mencapai kecepatan 350,5 km/jam. Ini adalah catatan tercepat di ajang MotoGP Qatar.

Karena ini pula, barangkali, Marquez selalu finis di urutan pertama di Circuit of The Americas (CoTA) dalam dua musim berturut-turut. "Ini adalah sirkuit favorit saya," katanya.

Di Qatar, Marquez membuat kesalahan di tikungan pertama. Ia berbelok terlalu lebar yang membuat motornya keluar dari aspal. Masih untung ia bisa finis di urutan ke-5. "Saya berharap tidak membuat kesalahan lagi," kata Marquez.

Bagi Marquez, ini adalah momen paling Marquez pas untuk mengasapi Rossi. Selain Circuit of The Americas (CoTA) adalah sirkuit pavoritnya, motornya juga lebih sesuai dengan karakter lintasan dibanding M1-nya Rossi.

Jika menang, ini akan menjadi kemenangan ketiga Marquez secara beruntun di Circuit of The Americas (CoTA).

FOX SPORTS | MOTOGP | ESPN | DWI AGUSTIAR

#MotoGP
#Marc Marquez

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi