Pembalap Jules Bianchi Seharusnya Bisa Jadi Juara F1  
Reporter: Tempo.co
Editor: Grace gandhi
Senin, 20 Juli 2015 04:29 WIB
Pebalap Marussia Jules Bianchi menggunakan payung saat mengikuti parade sebelum laga Grand Prix Formula 1 Jepang di Sirkuit Suzuka, Ahad 5 Oktober 2014, di Suzuka, Jepang. Jiri Krenek/isifa/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pihak menyayangkan kepergian pembalap muda F1, Jules Bianchi, pada Jumat malam, 17 Juli 2015. Mantan pembalap internasional, Martin Brundle, yakin Bianchi sebenarnya bisa menjadi juara balapan F1.

"Bakat yang Bianchi miliki sangat luar biasa," kata Brundle, seperti dikutip dari laman Skysports, Minggu, 19 Juli 2015.

Walaupun Bianchi memulai karier di F1 dengan bergabung bukan dengan tim besar, Bianchi mampu membuktikan kemampuannya saat balapan. Brundle mengatakan, Bianchi berjasa untuk menorehkan poin pada Marussia F1, tim balapnya, setelah 34 kali ikut balapan F1. Pencapaiannya dengan berada di posisi sembilan saat GP Monaco Mei tahun lalu, membuat Bianchi menjadi pembalap yang layak diperhitungkan.

"Potensinya sangat besar untuk bergabung dengan tim besar dan menjadi juara," kata Brundle.

Bianchi sempat menjadi pembalap uji coba Ferarri sejak 2011. Dia juga pernah bergabung dengan tim tenaga teknis Ferarri dan pembalap pengganti dua tahun sebelumnya. Mantan bos Ferarri, Luca di Montezemolo, mengatakan Ferarri telah membidik Bianchi sebagai pembalap mereka beberapa tahun yang akan datang.

"Dia akan sangat cemerlang beberapa tahun lagi bersama Ferarri," kata Montezemolo.

Jules Bianchi harus menghentikan langkahnya menjadi pembalap F1 setelah kecelakaan di arena balap Suzuka saat GP Jepang tahun lalu. Pembalap asal Prancis ini kehilangan kendali atas mobilnya, lalu menabrak crane yang digunakan untuk mengangkut mobil pembalap Adrian Sutil.

YOLANDA RYAN ARMINDYA | SKYSPORTS | BBC

#F1

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi