Dikalahkan Lorenzo di Brno, Rossi Evaluasi Perfoma Motornya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Hari prasetyo
Selasa, 18 Agustus 2015 10:35 WIB
Pembalap MotoGP Yamaha Valentino Rossi menyemprotkan botol sampanye ke seorang model cantik di atas podium usai laga MotoGP Ceko di sirkuit Brno, Rep. Ceko, 16 Agustus 2015. REUTERS

TEMPO.CO, Brno - Valentino Rossi mengeluhkan kelemahan ritme sepeda motor Yamaha yang dikendarainya sehingga gagal mengalahkan Jorge Lorenzo dan Marc Marquez pada Grand Prix MotoGP Republik Cek di Sirkuit Brno pada akhir pekan lalu. "Saya sedikit kecewa karena sebenarnya berharap bisa membalap lebih baik dan melaju lebih cepat,” kata Rossi, Selasa 18 Agustus 2015.

“Hal itu membuat semakin sulit bersaing dengan Jorge (Lorenzo) karena sepanjang pekan itu, ia tampil sangat kuat. Tapi, sebenarnya, saya ingih lebih cepat dan dekat dengan Jorge dan bertarung dengan Marc (Marquez),” pembalap peraih sembilan gelar juara dunia dari Italia itu melanjutkan.

Rossi, 36 tahun dan berjuluk the Doctor, memang terus menjaga rekornya untuk finis di podium dalam tahun 2015 dengan menduduki peringkat ketiga di Brno, Minggu 16 Agustus 2015. Jorge Lorenzo memenangi balapan di Brno dan jagoan Honda, Marc Marquez, di urutan kedua. Tapi, bukan hal itu faktor yang mengecewakannya setelah melakukan start deretan urutan terdepan untuk kedua kali dalam tahun 2015. 

Adalah performa motor Yamaha yang dikendarainya yang buat Rossi gundah dan khawatir pada balapan berikutnya yaitu Grand Prix Inggris di Sirkuit Silvertone, pada Minggu 30 Agustus 2015. Dengan demikian, masih ada cukup waktu buat tim dari Rossi untuk menyiapkan motor yang lebih baik buat mendukung keandalan the Doctor ini sebagai pembalap.

Di Brno, Rossi kehilangan posisi di depan pada awal lomba setelah dilampaui oleh Bradley Smith dan Andrea Dovizioso. Ketika berhasil kembali melaju di deretan terdepan, Rossi ketinggalan dua detik di belakan Lorenzo, rekan satu timnya, dan Marquez, pada akhir putaran kedua. Selisih waktu tersebut kian membesar. Rossi akhirnya masuk finis 10 detik di belakang Lorenzo dan enam detik di belakang Marquez.

“Saya terlalu jauh di belakang. Start yang tidak fantastis dan saya kehilangan sedikit waktu. Tapi, lebih dari soal start, saya tidak punya ritme. Saya tidak cukup cepat dan untuk beberapa alasan, saya tidak bisa mengembangkan kecepatan,” kata Rossi.

Dengan kemenangannya yang kelima dalam musim 2015, Lorenzo menyamai perolehan nilai Rossi dalam klasemen kejuaraan dunia dalam tahun ini yang masih menyisakan tujuh balapan dari Grand Prix  Inggris pada 30 Agustus 2015. Kini, Rossi dan Lorenzo dari tim Yamaha mengumpulkan nilai sama yaitu 211. Di belakang mereka adalah juara dunia bertahan dari tim Honda, Marc Marquez, dengan nilai 159.

Karena itu, Rossi menyatakan akan berusaha membalap lebih kuat dan cepat agar akhir bisa memenangi kejuaraan dunia untuk kelas paling utama ke-8 kali ketika balapan musim 2015 ini berakhir di Valencia, Spanyol, 8 November mendatang.

“Ini sukar dipercaya setelah 11 balapan, kami memiliki nilai yang sama,” kata Rossi. “Setelah istirahat musim panas, Jorge kembali dalam bentuk penampilan terbaiknya dan melakukan dua balapan yang fantastis. Di Indy (Grand Prix  Red Bull Indianapolis di Sirkuit Indianapolis Motor Speedway, 9 Agustus 2015), ia juga bertarung keras dengan Marc sampai putaran terakhir,” Rossi melanjutkan.

MOTOGP.COM | BBC | HARI PRASETYO

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi