Data Gaikindo: Penjualan Lima Merek Mobil Besar Anjlok  
Reporter: Tempo.co
Editor: Saroh mutaya
Rabu, 9 September 2015 13:22 WIB
Model berpose untuk foto dengan mobil Citroen Divine, DS PSA Peugeot Citroen, di acara peluncurannya di Paris, Prancis, 4 September 2014. Produk tersebut diluncurkan Peugeot Citroen untuk mendongkrak nilai penjualan unit Citroen yang terbilang rendah dibandingkan produsen lain. Simon Dawson/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan kendaraan roda empat ke tangan konsumen atau ritel periode Januari sampai Agustus tahun ini menunjukan penurunan terhadap kinerja lima produsen besar.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada periode Januari sampai Agustus tahun ini, pengiriman produk ke diler telah mencapai 671.185 unit.

Sedangkan penjualan ke tangan konsumen atau ritel tercatat sebanyak 671.679 unit, sehingga secara total terdapat defisit pasokan sekitar 494 unit.

Namun demikian dari data yang sama, masih terdapat stok awal tahun sekitar 13.381 unit, hasil penjualan ke diler sepanjang 2014 sebanyak 1,208 juta unit dan penjualn ritel sekitar 1,194 juta unit.

Sehingga, diperkirakan jumlah stok sepanjang periode Januari sampai Agustus masih berkisar 12.887 unit.

Terlebih penjualan ritel lima besar kontributor terbanyak pasar domestik masih memperlihatkan penurunan.

Sepanjang periode tahun ini saja, untuk penjualan ritel Toyota mencapai 209.453 unit, volume itu menurun 21% jika ditilik dari capaian tahun lalu yang sekitar 264.340 unit.

Dari sisi persediaan produk, Toyota menekan stok awal tahun hingga 1.014 unit. Pasalnya untuk pengiriman ke diler pabrikan Toyota mencapai 208.439 unit.

Daihatsu menorehkan penjualan ritel sekitar 109.430 unit selama periode Januari sampai Agustus tahun ini, menurun 11% dibandingkan kinerja tahun lalu yang sebanyak 122.662 unit. Lantaran itu, Daihatsu menumpuk sekitar 4.001 unit kendaraan bersama stok awal tahun.

Honda mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebanyak 8% dengan total penjualan sepanjang Januari hingga Agustus tahun ini sebanyak 106.062 unit, lebih tinggi dari capaian tahun lalu yang sekitar 97.877 unit. Honda melalui prinsipal PT Honda Prospect Motor (HPM) berhasil menekan stok awal tahun sejumlah 2.568 unit.

Suzuki hingga bulan ke delapan tahun ini mencatatkan penjualan ritel sejumlah 82.155 unit, merosot 23% dibandingkan capaian tahun lalu yang sekitar 107.311 unit. Dari kinerja tersebut, berarti Suzuki menambah jumlah stok awal tahun sebanyak 359 unit.

Mitsubishi menjual secara ritel 76.950 unit kendaraan selama Januari sampai Agustus tahun ini, melemah 18% ditimbang dari hasil periode sama tahun lalu yang mencapai 94.363 unit. Dengan begitu, Mitsubishi berhasil memotong stok awal tahun sebanyak 122 unit.

BISNIS

#Info Otomotif
#Gaikindo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi