Rossi Ramalkan Pertarungan Ketat di MotoGP San Marino
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Sabtu, 12 September 2015 06:15 WIB
Valentino Rossi, pembalap tim tim Movistar Yamaha asal Italia, merayakan kemenangannya pada MotoGp di Sirkuit Silverstone, Inggris, 30 Agustus 2015. Mirco Lazzari gp/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia Moto GP 7 kali, Valentino Rossi, meramalkan seri Moto GP San Marino akan berlangsung dengan ketat. Pembalap tim Movistar Yamaha itu meramalkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, akan berjuang keras untuk merebut kemenangan demi menggesernya dari puncak klasemen.

"Saya dan Jorge memiliki cara membalap yang berbeda. Biasanya ketika dia sangat kuat, dia akan melesat cepat sejak di tikungan pertama. Setelah itu akan sangat sulit untuk mengejarnya. Tetapi, di sirkuit ini sangat cocok untuk pertarungan ketat," ujarnya, seperti dilansir Crash.net, Jumat, 11 September 2015.

Keyakinan Rossi bukannya tanpa alasan. Dia pernah mempecundangi Lorenzo tiga kali di sirkuit ini dalam balapan yang ketat hingga garis akhir. Terakhir, Rossi mengalahkan Lorenzo pada 2012 ketika dia menunggangi motor Ducati.

Rossi memuncaki klasemen sementara setelah memenangi Seri Moto GP Inggris dua pekan lalu. The Doctor, julukannya, mengumpulkan 236 poin atau terpaut hanya 12 poin dari Lorenzo di tempat kedua dengan 224 poin. Dalam balapan kali ini Rossi akan diuntungkan karena bertanding di depan penggemarnya sendiri. Misano memang terletak hanya beberapa kilometer dari kediaman pembalap yang menyukai warna kuning ini.

Soal kansnya memenangkan balapan Minggu nanti, pembalap 36 tahun cukup percaya diri. Meskipun Lorenzo memiliki rekor lebih baik dalam tujuh tahun belakangan di sirkuit ini, Rossi percaya bahwa dirinya bisa memberikan perlawanan.

"Itu sangat mungkin (memenangkan balapan) karena ketika saya menang di sana, saya selalu menang dengan pertarungan yang ketat melawan Jorge. Sementara ketika dia menang, saya selalu berada jauh di belakang. Tetapi ya, itu bisa terjadi," ujarnya.

CRASH.NET | FEBRIYAN

#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi