MotoGP: Rossi vs Lorenzo, Siapa Unggul di 4 Seri Terakhir?
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Jumat, 9 Oktober 2015 22:02 WIB
Pembalap MotoGP Yamaha Valentino Rossi menyemprotkan botol sampanye ke seorang model cantik di atas podium usai laga MotoGP Ceko di sirkuit Brno, Rep. Ceko, 16 Agustus 2015. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Balap MotoGP 2015 menyisakan empat seri tersisa. Setelah MotoGP Jepang, para pembalap akan langsung menuju Australia untuk memacu kuda besinya di Sirkuit Phillip Island pada 18 Oktober. Setelah itu, seri MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang menyusul sepekan kemudian. Terakhir, laga pamungkas akan terjadi pada seri MotoGP Valencia di sirkuit Ricardo Tomo pada 8 November 2015.

Empat seri ini akan menjadi ajang pembuktian dua pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi. Keduanya berpeluang besar merebut juara dunia karena Rossi hanya memimpin klasemen dengan selisih 14 poin saja dari Lorenzo.

Jika dilihat superioritas penampilan keduanya selama satu musim ini, Lorenzo bisa dianggap lebih superior karena mampu memenangi 6 seri dibanding Rossi yang hanya memenangi 4 seri. Apalagi, Lorenzo selalu menang telak dengan jarak waktu yang cukup jauh dari lawan-lawannya.

Namun, jika dilihat dari sisi konsistensi, tak bisa dipungkiri Rossi lebih unggul. Dari lima belas seri yang sudah digelar, The Doctor hanya gagal naik podium pada Seri MotoGP San Marino saja. Selebihnya, meskipun tak juara dia berada di posisi dua atau ketiga.

Lantas bagaimana peluang mereka di empat laga tersisa? Berdasarkan catatan sejarah, Rossi dan Lorenzo berbagi keunggulan. Rossi adalah raja dari Phillip Island dan Sepang sementara Lorenzo raja di Jepang dan Valencia.

Di Jepang, catatan kemenangan Lorenzo cukup fantastis. Dua tahun terakhir, tak ada pembalap yang bisa menggesernya dari puncak podium Motegi. Total dia pernah tiga kali menjadi juara disini.

Dia juga pernah menjadi tiga kali menjadi pembalap yang menuduki posisi terdepan saat start, terbanyak dibanding pembalap manapun. Rekor waktu putaran tercepat saat balapan pun masih dipegang oleh Lorenzo dengan 1 menit 45,35 detik.

Sementara Rossi baru sekali menjadi juara di Motegi. Kemenangan itu diraihnya tujuh tahun lalu, yaitu pada 2008. Tahun lalu, Rossi hanya berada di posisi ketiga setelah kalah dari Marc Marquez di posisi kedua,

Beralih ke seri MotoGP Australia di Phillip Island. Di sirkuit ini Rossi bisa dikatakan raja. Dia pernah 6 kali memenangi balapan disini. Torehan rekornya hanya disamai oleh juara dunia MotoGP 2007 dan 2011, Casey Stoner.  

Musim lalu, Rossi juga menjadi juara di sini dan Lorenzo di posisi kedua. Lorenzo memang baru sekali memenangkan seri MotoGP Australia ini,  namun dia mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor waktu putaran tercepat disini dengan 1 menit 27,899 detik.

Di Sepang, Rossi kembali bisa tersenyum karena dirinyalah pemegang rekor pembalap dengan kemenangan terbanyak. Dia pernah 6 kali juara disini. Bandingkan dengan Lorenzo yang tak pernah juara di negeri jiran. Musim lalu, Rossi lebih unggul karena mampu finish kedua sementara Lorenzo hanya finish ketiga. Posisi pertama direbut oleh Marc Marquez.

Laga pemungkas di seri MotoGP Valencia, berdasarkan catatan sejarah, menjadi milik Lorenzo. Meskipun gelar raja di Valencia pantas disematkan kepada Pembalap Honda Dani Pedrosa dengan tiga kemenangan, Lorenzo patut diunggulkan karena sudah dua kali memenangi seri ini.

Musim lalu, Rossi menempati posisi ketiga di Valencia, sementara Lorenzo gagal finish setelah jatuh di enam lap terakhir.

Rossi sendiri punya catatan pahit di Valencia. Dia gagal menjadi juara dunia pada 2006 akibat terjatuh di penghujung lomba. Rivalnya saat itu, Nicky Hayden, akhirnya bisa merebut gelar juara MotoGP 2006 setelah finish ketiga di sirkuit ini.

MOTOGP|FEBRIYAN

#MotoGP
#Valentino Rossi
#Kotamadya Jakarta Selatan | DKI Jakarta

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi