Vettel Dihukum, Hamilton Bisa Jadi Juara Dunia di Austin
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Jumat, 23 Oktober 2015 13:45 WIB
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton disambut model saat akan dimulainya balapan Formula Satu seri Rusia di Sochi Autodrom, Sochi, Rusia, 11 Oktober 2015. AP/Luca Bruno

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Inggris, Lewis Hamilton, berpeluang untuk memastikan diri merebut gelar juara dunia ketiganya di Grand Prix Amerika, di Austin, Texas, Senin dinihari. Ia hanya perlu meraih poin sembilan lebih banyak dari Sebastian Vettel dan dua lebih banyak dari Nico Rosberg.

Peluang pembalap Mercedes ini untuk mewujudkan syarat tersebut di atas justru terbuka cukup lebar terutama karena Vettel dipastikan dapat penalti start 10 grid. Pembalap asal Jerman itu mengganti mesin Ferrari-nya untuk lomba nanti. Itu adalah pergantian mesin kelima yang dia lakukan di musim ini, atau sudah melewati batas empat kali ganti seperti yang diatur regulasi balapan.

Simak: Berita Balap Formula 1

Dengan penalti ini, meski meraih pole position, maka Vettel dipastikan harus memulai balapan dari urutan sebelas. Tapi, sang pembalap tampak tak risau.

"Ini sudah direncanakan. Ini bukan kejutan buat kami. Kami selalu berencana untuk memakai mesin terbaik di setiap seri di musim ini," kata Vettel. "Ini jangan dianggap sebagai kemunduran. Ini adalah pertanda positif, karena kami sudah berupaya keras dan membuat kemajuan besar terkait dengan performa."

Dalam klasemen umum pembalap, Vettel menjadi pesaing utama Hamilton. Dengan empat balapan tersisa, ia kini berada di posisi kedua klasemen dengan nilai 236 atau tertinggal 66 angka dari Hamilton.

CRASH | BBC | NURDIN

#F1
#F1
#Lewis Hamilton

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi