MotoGP: Dituding Dibantu Marquez, Begini Tanggapan Lorenzo
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Jumat, 23 Oktober 2015 19:23 WIB
Pembalap MotoGP Marc Marquez memimpin balapan dengan diikuti oleh pembalap Yamaha Jorge Lorenzo dan pembalap Ducati Andrea Iannone dalam laga MotoGP Australia di sirkuit Phillip Island, Australia, 18 Oktober 2015. AP Photo

TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, tak menyangkal bahwa dirinya dibantu oleh Marc Marquez dalam balapan MotoGP Australia akhir pekan lalu. Namun, Lorenzo tak mau berbicara banyak soal itu. "Ya, terutama di putaran terakhir," ujarnya saat konferensi pers jelang MotoGP Malaysia.

Sebelumnya, rekan setim sekaligus rival terberat Lorenzo,  Valentino Rossi, menuding pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez, sengaja memperlambat RCV 213-V tunggangannya untuk memastikan Rossi finish di belakang pembalap Ducatti, Andrea Ianonne.

Kesimpulan itu, menurut Rossi, didapatkan setelah dirinya menonton kembali balapan di sirkuit Phillip Island dan melihat catatan waktu antara keempat pembalap terdepan. Dia menyatakan, berdasarkan data yang ada, Marquez sebenarnya bisa saja memimpin lomba sejak awal dan meninggalkan dirinya, Lorenzo dan Ianonne bertarung di belakang.

"Saya rasa tujuan Marquez bukan hanya untuk memenangkan lomba, tetapi juga untuk membantu Lorenzo memangkas jarak poin dari saya. Jadi saya berpikir bahwa benar Jorge Lorenzo memiliki fans baru, yaitu Marquez," ujarnya dalam konferensi pers sebelum sesi latihan Jumat seri MotoGP Malaysia di sirkuit Sepang.

Balapan di Phillip Island pekan lalu memang berlangsung seru. Sejak awal hingga akhir aksi salip menyalip diperagakan oleh empat pembalap terdepan, Lorenzo, Rossi, Marquez dan Ianonne. Lorenzo memang sempat meninggalkan tiga pembalap lainnya hingga 1,2 detik di tengah balapan. Namun, jarak itu akhirnya bisa terpangkas sepuluh putaran menjelang finish .

Aksi saling balap paling seru memang melibatkan Rossi, Ianonne dan Marquez. Ketiganya saling menyalip untuk memperebutkan posisi kedua. Namun, Marquez akhirnya bisa menyalip Lorenzo di putaran terakhir dan menjadi juara. Sementara Ianonne berada di posisi ketiga dan Rossi harus puas di posisi keempat. Hasil itu membuat Lorenzo mampu memangkas jarak dari 18 angka menjadi 11 angka saja dari Rossi.

Dalam konferensi pers itu, Rossi tak sekalipun menengok Marquez yang duduk di sebelah kirinya. Pembalap Ducatti, Andrea Ianonne, juga merasakan apa yang diungkapkan oleh Rossi. Menurut dia, Marquez sebenarnya bisa meninggalkan mereka setelah 15 putaran berjalan.

"Itu adalah balapan yang sangat luar biasa. Saya juga berpikir bahwa Marquez telah mempermainkan kami karena setelah 15 putaran setelah tikungan kelima dia melambat dan saya bisa melewatinya dengan sangat mudah. Tetapi saya tak tahu kenapa. Yang pasti dia memiliki kecepatan yang sangat baik dan jika itu adalah bagian dari strategi saya tidak tahu," ujarnya.

CRASH|FEBRIYAN

#MotoGP
#Valentino Rossi
#Malaysia

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi