Rossi Dihukum, Masih Mungkinkah Jadi Juara Dunia MotoGP?
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Senin, 26 Oktober 2015 11:26 WIB
Pembalap MotoGP Valentino Rossi (kiri), dan Marc Marquez. AP/Shizuo Kambayashi

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mendapat hukuman tiga poin akibat menjatuhkan Marc Marquez dalam lomba di Sepang, Malaysia, Ahad lalu. Ini berarti dia harus start dari posisi paling belakang saat menjalani seri terakhir MotoGP di Valencia, 8 Oktober mendatang.

Lalu, bisakah dia juara? Cukup berat. Saat ini Rossi hanya unggul tujuh angka dari Jorge Lorenzo, pembalap Yamaha yang ada di urutan kedua klasemen pembalap.

Rossi baru bisa juara bila bisa menerapkan skenario berikut:

Pertama, agar bisa juara, Rossi harus finis di posisi lebih duluan ketimbang Lorenzo pada balapan di Valencia nanti. Ini tak akan mudah. Rossi pun sudah mengakui itu. "Hukuman ini memberi saya masalah besar di Valencia. Sebab bila saya harus memulai dari posisi paling belakang, sangat tak mungkin (untuk menang)," kata pembalap asal Italia ini.

Kedua, alternatif lain Rossi harus bisa finis persis di belakang Lorenzo. Bila Lorenzo juara, maka Rossi harus bisa finis kedua. Artinya Lorenzo akan merebut 25 poin dan Rossi 20 poin. Skenario finis persis di belakang Lorenzo ini akan berlaku untuk setiap posisi. Bila Lorenzo finis pertama dan Rossi hanya ketiga--seperti di Sepang--maka gelar juara akan jadi milik Lorenzo.

Ketiga, Rossi juga masih bisa juara bila Lorenzo gagal finis di Valencia.

Dalam lomba di Valencia, belakangan ini, catatan Rossi justru tak terlalu bagus. Musim lalu ia hanya finis di urutan kedua. Dua musim sebelumnya, prestasinya malah lebih buruk lagi: urutan keempat dan sepuluh. Namun, pada 2003 dan 2004, saat masih jaya-jayanya, Rossi juga pernah juara di sirkuit itu.

CRASH | BBC | NURDIN

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi