MotoGP, Pedrosa: Rossi Seperti Menjilat Ludah Sendiri  
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Senin, 26 Oktober 2015 12:04 WIB
Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez bersaing merebutkan posisi ketiga dalam MotoGP Malaysia, di Sepang, 25 Oktober 2015. Rossi diduga menendang motor Marquez dengan lututnya di lap ke-13. Youtube.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Honda, Dani Pedrosa, menyebut Valentino Rossi seperti menjilat ludah sendiri atas komentar dan tindakannya dalam insiden dengan Marc Marquez di GP Malaysia. "Ada kontradiksi antara yang dia bilang sebelumnya dengan yang dia katakan saat ini," ujarnya.

Pedrosa menjadi juara dalam balapan di Sepang, Ahad lalu, disusul Jorge Lorenzo dan Rossi. Tapi bukan keberhasilan merebut podium yang jadi sorotan dalam balapan itu, melainkan soal insiden Rossi dan Marquez. Rossi sempat terlibat duel ketat dengan Marguez pada awal lomba dan, akhirnya, pembalap Italia ini dianggap telah menjatuhkan Marquez pada lap ketujuh. Karena perbuatannya itu, Rossi pun dihukum diharuskan start dari posisi terakhir di MotoGP Valencia, 8 November mendatang.

Pedrosa menilai Rossi seperti menjilat ludah sendiri dengan tindakannya. "Valentino selalu bilang, 'Inilah balapan dan seharusnya seperti inilah balapan, kita harus bertarung'. Sekarang, dia mengubah komentarnya, berbeda dengan apa yang dia bilang sebelumnya," katanya.

Ia menilai tindakan Rossi itu tampaknya tak lepas dari tensi yang mencuat dalam persaingan mendapatkan gelar juara. "Tapi ini adalah sebuah pembelajaran. Saya belum pernah menjuarai MotoGP dan saya menghormati semua rider, terutama Valentino, Marc, dan Jorge (Lorenzo) karena mereka adalah juara-juara yang luar biasa," katanya.

Pedrosa sendiri berpendapat bahwa balapan harus dilakukan dengan lebih kalem. "Saya kira, balapan adalah balapan. Saya sudah pernah bilang bahwa kita semua harus membalap dengan lebih kalem. Saya ingat pernah bilang kepada (Marco) Simoncelli bahwa ini adalah MotoGP, motornya lebih besar, lebih berbahaya, sehingga jangan terlalu agresif," ujar Pedrosa seperti dilansir Crash.

Dengan satu balapan tersisa, Rossi kini unggul 7 poin atas Lorenzo. Tapi peluang pembalap Italia ini untuk menjadi juara cukup berat karena ia harus start dari posisi paling belakang dalam lomba di Valencia nanti.

CRASH | NURDIN

 Baca juga: Wawancara Jokowi: Terungkap, Ini Pukulan Terberat Presiden Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah Sederet  Fakta Mengejutkan

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi