MotoGP, Rossi: Saya seperti Dipotong Kedua Kaki  
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Senin, 26 Oktober 2015 16:56 WIB
Pembalap MotoGP Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez. AP/Shizuo Kambayashi

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mendapat hukuman tiga poin akibat menjatuhkan Marc Marquez dalam lomba di Sepang, Malaysia, Ahad lalu. Ini berarti dia harus start dari posisi paling belakang saat menjalani seri terakhir MotoGP di Valencia, 8 Oktober mendatang.

Ia kini masih memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh angka dari Jorge Lorenzo, pembalap Yamaha yang ada di urutan kedua klasemen pembalap. Tapi, karena harus start dari posisi terakhir, peluangnya untuk merebut gelar juara pun kini mengecil. (Baca: Rossi Versus Marquez, Begini Penjelasan Direktur Lomba MotoGP)

Rossi pun mengakui hal itu. "Kejuaraan belum berakhir tapi sanksi itu seperti memotong kedua kaki saya," kata pembalap Italia berusia 36 tahun ini. "Hukuman ini memberi saya masalah besar di Valencia. Sebab bila saya harus memulai dari posisi paling belakang, sangat tak mungkin (untuk menang)." (Baca: Rossi Bikin Heboh MotoGP, Simak 4 Fakta Menarik Tentang Dia)

Agar bisa juara, Rossi harus finis lebih dulu ketimbang Lorenzo. Atau ia masih bisa juara bila dapat finis satu posisi di belakang Lorenzo. Dan gelar juara itu bisa tetap ia raih meski ia gagal naik podium bila dalam lomba di Valencia nanti, Lorenzo gagal finis.

Dalam lomba di Valencia, belakangan ini, catatan Rossi justru tak terlalu bagus. Musim lalu ia hanya finis di urutan kedua. Dua musim sebelumnya, prestasinya malah lebih buruk lagi: urutan keempat dan sepuluh. Namun, pada 2003 dan 2004, saat masih jaya-jayanya, Rossi juga pernah juara di sirkuit itu. (Baca: Insiden Rossi vs Marquez, Begini Reaksi Para Pembalap)

CRASH | MOTOGP | NURDIN

Baca juga: Wawancara Jokowi: Terungkap, Ini Pukulan Terberat Presiden Dewie Limpo Terjerat Suap: Inilah Sederet  Fakta Mengejutkan

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi