Rossi: Marquez Akan Beri Jalan buat Lorenzo di GP Valencia
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Selasa, 27 Oktober 2015 16:59 WIB
Pembalap MotoGP Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez. AP/Shizuo Kambayashi

TEMPO.CO, Jakarta - Valentino Rossi masih tetap penasaran dengan Marc Marquez. Kedua pembalap ini terlibat insiden dalam lomba MotoGP di Sepang, Ahad lalu. Saat itu Rossi melakukan manuver yang membuat Marquez jatuh. Karena aksinya itu, Valentino Rossi dihukum harus menjalani lomba terakhir, di Valencia, 8 Oktober mendatang, dari posisi paling belakang.

Perselisihan dua pembalap ini menarik karena sebelumnya Marquez mengakui Rossi sebagai idola masa kecilnya. Dalam sebuah foto bahkan tampak ia berfoto bersama sang idolanya itu. Pada musim lalu, Rossi juga sempat memuji Marquez sebagai pembalap yang hebat dan susah dihentikan.

Tapi, di musim ini hubungan keduanya menjadi renggang. Awalnya adalah lomba di Phillip Island, Australia, 18 Oktober lalu. Rossi saat itu merasa dihalang-halangi oleh Marquez. Setelah lomba, Rossi pun menuding pembalap Honda itu sengaja melakukan itu untuk membantu pembalap asal Spanyol lainnya, Jorge Lorenzo, yang jadi pesaing utama Rossi dalam perebutan gelar juara.

Ketegangan keduanya memuncak dalam lomba di Sepang. Mereka sempat berduel ketat dan akhirnya Marquez jatuh pada lap ketujuh setelah bersenggolan dengan Rossi. Insiden itulah yang kemudian membuat Rossi dihukum.

Setelah insiden itu, Rossi justru merasa yakin Marquez akan tetap membantu Lorenzo dalam balapan terakhir di Valencia, 8 November mendatang. "Bila memang membantu, Marquez pasti akan membiarkan Lorenzo lewat di lap terakhir (Valencia)," kata pembalap yang pernah tujuh kali di kelas premium ini, Senin lalu.

Di Valencia, Rossi akan berlomba dengan membawa keunggulan tujuh poin dari Lorenzo. Sayang karena hukuman menjatuhkan Marquez, ia harus berlomba dari posisi paling belakang dalam balapan terakhir nanti. Bagi Rossi, hukuman itu seperti mengebiri peluangnya untuk merebut gelar juara dunia. "Untuk memulai dari posisi terakhir di Valencia sama artinya gagal untuk meraih itu (gelar juara)," kata dia. "Jalannya lomba sudah terdistorsi. Saya sudah memberikan segalanya untuk memenangi gelar. Kalah di trek adalah satu hal, gagal juara dengan cara ini lebih menyakitkan."

Peluang Rossi untuk menjadi juara sesungguhnya belum habis, tapi memang sangat kecil. Ia akan bisa merengkuh gelar bila mampu finis di depan Lorenzo atau setidaknya finis persis di belakang pesaingnya itu. Rossi juga akan juara bila Lorenzo gagal finis.

CRASH | MOTOSPORT | NURDIN

#MotoGP
#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi