Honda dan Toyota Recall Kendaraan, Ini Alasannya  
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Jumat, 30 Oktober 2015 15:18 WIB
Sejumlah mobil New Honda Jazz saat diluncurkan di Cetral Park, Jakarta Barat, (22/01). Tempo/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta -  Dua produsen otomotif, Honda dan Toyota, pekan ini mengumumkan akan menarik ulang (recall) produk mobil yang sudah dipasarkan. PT Honda Prospect Motor (HPM), perwakilan Honda di Indonesia, menyebut program ini sebagai kampanye pembaruan program pada komponen Electronic Control Unit yang dipasang di produk Honda Mobilio, Honda City, dan Honda Jazz.

Presiden Direktur Honda Prospect Motor Tomoki Uchida mengatakan program ini merupakan bagian dari kampanye Honda secara global. “Pembaruan ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan kerusakan drive pulley shaft (poros penggerak) pada komponen CVT,” kata Uchida dalam keterangan persnya, Jumat, 30 Oktober 2015.

Kerusakan ini, ujar Uchida, bisa timbul akibat tekanan hidrolik dari oli CVT yang berlebihan saat pengemudi menekan dan melepas pedal gas secara berulang-ulang pada kecepatan tinggi, sehingga dapat menyebabkan kendaraan kehilangan daya. “Dengan upgrade program pada ECU, maka tekanan hidrolik dari oli CVT bisa dikontrol.”

Produk Honda yang di-recall karena masalah ini meliputi 19.881 unit Honda Mobilio tipe CVT produksi 2014 dan 2015, 745 unit Honda Jazz tipe CVT produksi 2014, dan 17 unit Honda City tipe CVT produksi 2014. “Hingga saat ini tidak ada kecelakaan ataupun cedera yang dilaporkan berhubungan dengan masalah ini di Indonesia," ujarnya.

Menurut Uchida, program ini merupakan bentuk tanggung jawab Honda untuk menjaga kualitas produknya. Program ini dilakukan secara cuma-cuma di bengkel resmi Honda di seluruh Indonesia. “Kami akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada para pemilik mobil yang teridentifikasi melalui dealer resminya.”

Konsumen  dapat mendatangi dealer resmi Honda di seluruh Indonesia, mulai 2 November 2015. Estimasi waktu pengerjaan pembaruan program ini adalah sekitar 30 menit.

Adapun Toyota Motor Global pekan lalu juga mengumumkan akan me-recall sebanyak 6,5 juta kendaraan produksinya di seluruh dunia. Penarikan dilakukan karena terdapat masalah pada tombol power window kendaraan yang berpotensi korsleting dan bisa memicu kebakaran. Model kendaraan yang terkena dampak masalah ini dan bakal ditarik untuk diperbaiki ialah Toyota Yaris, Camry, Corolla, dan RAV4 buatan 2005 dan 2010.

Penarikan ulang kendaraan Toyota ini sedang berjalan di Malaysia, Australia, Jepang, dan beberapa negara Eropa. Di Indonesia sendiri, Toyota Astra Motor (TAM) belum menentukan apakah produk mereka di dalam negeri perlu diperbaiki.

Public Relations Manager TAM Rouli Sidjabat menyebutkan belum ada instruksi dari prinsipal di Jepang untuk melakukan recall di Indonesia. “Sejauh ini  belum ada laporan masalah terkait komponen tombol power window dari konsumen di Indonesia,"  katanya. Namun dia berjanji, jika memang produk di Indonesia termasuk yang kena recall, TAM akan mengumumkan kepada para konsumennya.

PRAGA UTAMA

#Otomotif
#PT Honda Prospect Motor

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi