Bukan Rossi kalau Mundur, Berharap pada CAS  
Reporter: Tempo.co
Editor: Widiarsi Agustina
Sabtu, 31 Oktober 2015 21:52 WIB
Valentino Rossi. AP/Joshua Paul

TEMPO.CO, Jakarta - Bukan Valentino Ross kalau mundur. Meski upaya bandingnya ditolak Federasi Internasional Balap Motor (FIM), Rossi tetap melancarkan upaya lain. Pembalap Italia itu mengajukan banding ke Court of Arbitration of Sport (CAS) alias Badan Arbitrasi Olahraga Dunia.

Seperti diketahui, Valentino Rossi dijatuhi hukuman memulai lomba di belakang grid pada GP Valencia, 8 November. Ini hukuman atas kesalahan Rossi, 'menendang' Marc Marquez saat lomba GP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu, 25 Oktober 2015.

Rossi memutuskan ke CAS setelah ditolak FIM. Seperti dilansir CNN, Rossi berharap upayanya kepada CAS akan mengurangi hukuman yang diterimanya.

“Valentino Rossi telah mengajukan banding atas putusan yang dibuat race direction di GP Malaysia terkait dengan babak akhir MotoGP. Banding tersebut dilakukan karena hukuman tiga poin penalti yang dia dapatkan setelah insiden di tikungan 14,” demikian bunyi pernyataan FIM.

Pembalap Yamaha ini akan memulai lomba di GP Valencia dengan keunggulan tujuh poin di depan pesaing terdekatnya, Jorge Lorenzo, yang sebenarnya merupakan rekan satu tim. Ia mengakui akan sulit mewujudkan ambisi menjadi juara dunia jika memulai lomba dari belakang grid.

Belum diketahui apa reaksi CAS terhadap pengajuan banding Rossi. Namun, situs resmi MotoGP menyebut keputusan tampaknya akan diambil pada Jumat, 6 November 2105, pekan depan, dua hari sebelum lomba seri terakhir MotoGP tersebut dimulai. Jika putusan CAS keluar setelah balapan pemungkas di Valencia berlangsung, banding Rossi bakal sia-sia. WDA | CNN | MOTOGP

#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi