Lorenzo Akui Beri Jempol Terbalik buat Rossi dan Minta Maaf  
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Jumat, 6 November 2015 14:26 WIB
Pembalap Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo menyemprotkan botol Sampanye ke pendukunganya saat pembagian medali di atas podium dalam MotoGP Aragon di Alcaniz, Spanyol, 27 September 2015. AP Photo

TEMPO.COJakarta - Pembalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, seperti hendak menurunkan tensi persaingan jelang lomba terakhir MotoGP, yang akan berlangsung di Valencia, Ahad nanti. Ia meminta maaf atas perilaku buruknya pada Valentino Rossi, rekan setimnya, di podium GP Malaysia, bulan lalu. Kala itu, ia tertangkap kamera tengah memberi tanda jempol ke bawah saat Rossi menerima trofi. (Baca: Lorenzo Menghina Rossi di Podium Sepang, Video Ini Buktinya)

Permintaan maaf Lorenzo disampaikan pada wartawan dalam jumpa media jelang seri terakhir MotoGP musim 2015 di Sirkuit Valencia, Kamis. "Saya tak sabar menunggu balapan besok dan tentang masa lalu, saya hanya ingin mengatakan adalah salah sikap yang saya tunjukkan di podium; saya menyesalinya dan ingin minta maaf, terutama pada masyarakat yang menyaksikannya di televisi," kata dia.

Lorenzo dan Rossi memang terus bersaing ketat sepanjang musim ini. Ketegangan mulai muncul secara terbuka ketika seusai lomba di Phillip Island, Australia, Rossi menuding Marc Marquez telah menghalangi laju motornya dan tampak bahwa pembalap Honda itu seperti hendak membantu Lorenzo. Rossi dan Marquez akhirnya terlibat insiden lanjutan di Sepang. Rossi membuat manuver yang membuat Marquez terjatuh dan gagal meneruskan lomba.

Baca:  Valentino Rossi Menyesal Dorong Marquez, tapi...   Rawan Rusuh di GP Valencia

Rossi tetap finis ketiga dalam lomba itu, tapi akhirnya dihukum harus menjalani lomba terakhir dari posisi paling belakang. Lorenzo sempat bersuara keras dan menganggap hukuman itu terlalu ringan. Ia menilai rekan setimnya itu layak terkena diskualifikasi. Pandangan negatif Lorenzo juga terlihat di podium Sepang, saat ia memberi jempol terbalik buat rekan setimnya itu.

Lorenzo mengakui, dengan memberi simbol itu ia telah berbuat salah. "Itu bukan contoh bagus, terutama buat anak muda di seluruh dunia. Jadi, saya menyesal dengan sikap saya itu. Selain hal tersebut, saya tak punya hal lain untuk dikatakan, hanya berkonsentrasi untuk akhir pekan," kata pembalap asal Spanyol.

Lorenzo yang sudah pernah dua kali juara dunia saat ini masih tertinggal tujuh poin dari Rossi. Tapi, karena rivalnya itu akan menjalani lomba dari posisi paling belakang, Lorenzo berada dalam posisi lebih diuntungkan.

Baca:  Banding Ditolak CAS, Apa Kata Valentino Rossi?   MotoGP Valencia, Ini Syarat Agar Rossi Bisa Juara Dunia  

CRASH | NURDIN

#MotoGP
#MotoGP
#Jorge Lorenzo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi