Marquez Dituduh Kawal Lorenzo, Begini Reaksi Petinggi Honda  
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Senin, 9 November 2015 07:52 WIB
Pembalap Jorge Lorenzo (tengah) bergembira bersama pembalap Marc Marquez (kiri) yang keluar sebagai juara kedua dan Dani Pedrosa (kanan) juara ketiga usai berlaga di ajang MotoGP Valencia di Spanyol, 8 November 2015. REUTERS

TEMPO.CO, Valencia - Prinsipal tim Repsol Honda, Livio Suppo, angkat bicara setelah pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menuduh duo pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, membantu Jorge Lorenzo memenangi balapan. Menurut Livio, serangan Rossi tersebut tak hanya mengarah kepada Marquez, tapi juga ke pabrikan Honda.

"Saya tidak mengerti (tuduhan Rossi) bagaimana hal itu memungkinkan seorang pembalap memenangkan pembalap dari merek lain dan menghalangi rekan satu timnya," ucap Livio. (Lihat Video Siapa Di Belakang Rossi dan Marquez, Banding Ditolak, Rossi Berakhir?)

Livio mengatakan tudingan Rossi itu karena kekecewaannya tak bisa merengkuh gelar juara dunianya untuk kesepuluh kali. "Saya mengerti kondisi ini memang pahit untuk Rossi, tapi kami membebaskan pembalap kami. Tapi kami tahu pembalap kami memiliki masalah di ban depan. Marquez berusaha menyalip Lorenzo, tapi gagal," ujar Livio.

Dia juga mengomentari soal aksi ganas Marquez yang menghadang Dani Pedrosa saat akan mengejar Lorenzo. "Pertempuran Marquez dan Dani adalah insiden balapan yang normal. Namun Lorenzo sekarang lebih kuat. Di lintasan, tak ada teman, yang ada hanya lawan," tuturnya.

Baca juga: Sebentar Lagi, Orang Cukup Bercinta dengan Robot Seksi Ini? Meski Kalah, Rossi Justru Dapat Tepukan Meriah di Valencia

Livio juga membantah adanya permainan atau konspirasi seperti cookie--istilah yang bisa digunakan di paddock sepak bola. "Saya minta maaf untuk iklim kecurigaan soal konspirasi di balapan ini," kata Livio.

Vice President Honda Racing Corporation (HRC) Shuhei Nakamoto juga membantah tudingan Rossi. "Marquez telah berusaha menyalip Lorenzo di lap-lap akhir. Seperti yang kita lihat, dia telah berkali-kali mencobanya. Sedangkan kecepatan Dani cukup bagus di akhir balapan dan mampu menyalip Marquez tapi melebar. Ini adalah balap," ucap Shuhei.

Shuhei menjelaskan, pihaknya meminta maaf jika Valentino Rossi tak percaya dengan kenyataan tersebut. Dia mengklaim tuduhan itu hanyalah persepsi satu orang saja. "Kami yakin dua pembalap kami telah berusaha 100 persen untuk mencapai hasil terbaik untuk tim," tutur Shuhei.

GPONE | CRASH | EKO ARI

Baca juga: Rossi Tak Puas, Tuding Marquez 'Kawal' Lorenzo   Geger Uang Lobi Jokowi Ketemu Obama, Ini Reaksi Istana

#MotoGP
#Marc Marquez
#Spanyol

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi