Buntut Perseteruan, Toko Rossi Stop Jual Merchandise Marquez  
Reporter: Tempo.co
Editor: Eko Ari Wibowo
Jumat, 13 November 2015 12:38 WIB
Pembalap MotoGP Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez. AP/Shizuo Kambayashi
Iklan
Iklan

TEMPO.CO, Tavullia - Perseteruan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez pada tiga balapan terakhir berimbas pada hubungan bisnis keduanya. Rossi yang memiliki jaringan bisnis penjualan aksesori melalui VR46 Store akhirnya menghentikan menjual merchandise Marc Marquez (MM93).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Surat kabar asal Italia, Corriere della Sera, melaporkan, Rossi mengakhiri hubungan bisnisnya dengan pembalas Repsol Honda itu. Hal itu dilakukan setelah Rossi gagal meraih gelar juara dunia MotoGP karena ulah Marquez yang dituding membantu Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi, untuk menang. (Lihat video Meme Dukungan Dari Penggemar Rossi)

Di toko Rossi, sejumlah barang-barang cendera mata, seperti topi, T-shirt, sweter, dan bendera, dipajang. Selain cendera mata Marquez, VR46 Store menjual merchandise dari 20 pembalap, termasuk milik Jorge Lorenzo.

VR46 Store tersebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Toko Rossi itu memiliki omzet 12,5 juta euro setahun.

Media tersebut menyebut hal itu adalah upaya balas dendam Rossi terhadap Marquez. Langkah Rossi tersebut adalah tindakan “iseng” karena secara tidak langsung akan mengurangi pendapatan Marquez. Apalagi, di kalangan pecinta MotoGP, toko Rossi menjadi salah satu favorit untuk dikunjungi.

Sebelumnya, Gas--merek sebuah jins dan baju olahraga asal Italia, juga dikabarkan akan menghentikan kontrak. Tulisan “Gas” biasanya menempel di wearpack dan sepeda motor Marquez. Jins ini diracik Claudio Grotto yang berpusat di timur laut Italia. Menurut seorang sumber terpercaya, Gas akan menghentikan kerja sama yang sudah lebih dari satu tahun dijalin dengan Marquez. Langkah ini diduga bagian dari nasionalisme Italia.

Akibat ulahnya, Marquez dituding tak sportif oleh banyak pihak hingga mengakibatkan Rossi gagal meraih gelar juara dunia. Rossi menuduh kemenangan Lorenzo karena keterlibatan Marquez, yang memberi jalan dan “mengawal” selama balapan.

SPEEDWEEK.COM | DIARIODELWEB.IT | EKO ARI

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi