Pameran Otomotif GIAS 2016, 90 Persen Ruang Sudah Terisi
Reporter: Tempo.co
Editor: Setiawan Adiwijaya
Selasa, 2 Februari 2016 21:46 WIB
Caca Patricchia (24), seorang Sales Promortion Girl (SPG) di GIIAS 2015, Jakarta. Caca yang juga seorang karyawati swasta rela cuti demi menjadi SPG karena mampu meraip pendapatan Rp 1 juta satu shift atau enam jam. (HUSSEIN/TEMPO)

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Direktur dari event organizer Seven Events, Andy Wismarsyah mengatakan dalam gelaran pameran otomotif Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 akan ada penambahan luas area sebanyak 5.000 meter persegi menjadi 96.577 meter persegi. Hingga saat ini, 90 persen ruang pameran sudah dipesan peserta.

"Yang masih tersisa hanya di bagian Hall 1 dan Hall 2 yang merupakan area untuk aksesoris," kata Andy di Restoran Bunga Rampai, Selasa, 2 Februari 2016.

GIIAS akan digelar di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), Kawasan BSD City, Tangerang, di tempat yang sama dengan perhelatan GIIAS tahun lalu. Andy mengaku dari total kapasitas ICE 220.000 meter persegi itu masih bisa terus dieksplor untuk GIIAS pada tahun-tahun berikutnya. Dengan luas area saat ini, Andy berani mengklaim bahwa GIIAS merupakan ajang pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara.

Pertimbangan penambahan area yang hanya menambah 5.000 meter persegi menurut Andy karena seluruh area di ICE belum tertutup atap. Penambahan area tersebut untuk area publik agar pengunjung lebih santai, terutama untuk area merokok.

Baca:Tambah Kapasitas, GIIAS Diklaim Terbesar Ke-7 di Dunia  

"Kami ingin  agar pengunjung lebih nyaman. Alasan penambahan tidak lebih besar karena yang sudah tertutup sudah diutilisasi, sisanya terbuka," kata Andy.

Pada tahun ini, GIIAS diikuti oleh 34 merek kendaraan, yang terdiri dari 26  kendaraan penumpang dan 8 kendaraan komersial. Gelaran pameran otomotif berskala internasional, Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016 akan berlangsung pada 11-21 Agustus 2016 mendatang.

Perhelatan ini diprediksi akan menyerap 22.000 pekerja yang terlibat dalam GIIAS. Hal ini belum termasuk area yang terkena dampaknya seperti hotel, restoran, dan sebagainya. "Kami berharap akan memutar roda ekonomi Indonesia," kata Andy.

LARISSA HUDA

#Info Otomotif
#Gaikindo

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi