Tercepat dalam Tes MotoGP, Lorenzo Cocok Dengan Ban Michelin
Reporter: Tempo.co
Editor: Febriyan
Kamis, 3 Maret 2016 14:21 WIB
Pembalap MotoGP tim Yahama, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi berpose dengan motor Yamaha seri terbaru YZR-M1 untuk musim 2016 di Barcelona, Spanyol, 18 Januari 2016. Meski masuk pada tim yang sama, kedua pembalap ini dikenal dengan rivalitasnya di dunia MotoGP. REUTERS/Albert Gea

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, mengaku sudah dapat memahami karakter ban Michelin yang musim ini akan menjadi ban resmi MotoGP. Pembalap asal Spanyol itu menjadi yang tercepat pada hari pertama tes pramusim di Sirkuit Losail, Qatar, Rabu, 3 Maret 2016.

"Saya kira kami membuat awal yang bagus pada tes Qatar, saya mendapatkan pemahaman yang bagus terutama terhadap ban. Kami masih harus meningkatkan kinerja piranti elektronik, tetapi menjadi yang tercepat pada hari pertama adalah awal yang bagus," ujar Lorenzo.

Lorenzo mengaku bahwa dirinya dapat lebih memahami ban Michelin ketimbang saat tes di Sirkuit Phillip Island dua pekan lalu. Di Qatar, menurut dia, dirinya merasa senyaman saat mereka melakukan tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, awal bulan Februari lalu.

"Motor dan Michelin terasa mirip seperti yang saya kendarai di Sepang. Kita lihat saja bagaimana perfroma kami bisa lebih berkembang besok," kata juara dunia MotoGP 2015 itu.

Lorenzo melahap 36 putaran dalam sesi tes selama 7 jam kemarin. Dia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,452 detik pada putaran ke-23. Lorenzo tampak nyaman dengan paket baru motor Yamaha YZR M1 2016 yang ditungganginya karena terus mempertajam catatan waktunya sejak awal dia masuk sirkuit.

Pembalap tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, menguntit Lorenzo di posisi kedua. Pembalap muda yang tampil luar biasa dalam sesi tes di Phillip Island itu berjarak 0,428 detik saja dari seniornya itu.

Pada tes pra musim di Phillip Island, Lorenzo mendapatkan hasil yang buruk. Dia hanya berhasil menjadi yang tercepat keempat dibawah pembalap tim LCR Honda, Cal Cructhlow. Lorenzo mengaku dirinya tak tampil maksimal di Phillip Island. Dia mengatakan bahwa timnya tak mendapatkan setelah terbaik. Faktor cuaca yang kerap berubah-ubah juga mengganggu juara dunia MotoGP tiga kali itu.

MOTOGP|FEBRIYAN

#MotoGP
#Jorge Lorenzo
#Qatar

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi