Mahasiswa UI Ciptakan Mobil, Juarai Kontes Internasional
Reporter: Tempo.co
Editor: Sugiharto
Selasa, 8 Maret 2016 14:20 WIB
Mobil Tim Nakoela dan Sadewa mahasiswa Universitas Indonesia yang menang lomba cipta mobil hemat bahan bakar pada ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia, 3-6 Maret 2016 di Manila. (facebook.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Tim Nakoela dan Tim Sadewa berhasil memenangi lomba cipta mobil hemat bahan bakar pada ajang Shell Eco Marathon (SEM) Asia yang diselenggarakan 3-6 Maret 2016 di Manila.

Kepala Hubungan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Publik UI Rifelly Dwi Artuti mengatakan dua mobil yang dihasilkan Tiim mahasiswa UI tersebut berhasil menjadi yang terbaik se-Asia pada kategori mobil Urban Concept Gasoline dan kategori mobil Prototype Gasoline.

Rifelly menuturkan mobil ciptaan Tim Sadewa yang mengusung Urban Concept Gasoline berhasil pula memecahkan rekor Asia dengan pencapaian satu liter bensin untuk 275 kilometer. “Mobil yang diberi nama Kalabia Evo 5 ini menggunakan materialcarbon fiber composis dan memiliki berat 75 kilogram,” kata Rifelly dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Selasa, 8 Maret 2016.

Adapun Tim Sadewa terdiri atas tujuh mahasiswa UI yaitu Alfian Ibnu (Teknik Mesin angkatan 2013); Fatahillah Putra (Teknik Mesin 2012); Andre Widianto (Teknik Mesin 2013); Reisa Adityo (Teknik Mesin 2013); Andro Cohen (Teknik Mesin 2014); Jefri Alonso (Teknik Mesin 2013) dan Aldino Jazmi (Teknik Elektro 2012).

Satu mobil lainnya yang bernama Keris RVII karya tim Nakoela berhasil memenangkan kompetisi mobil hemat pada kategori Prototype Gasoline dengan jarak tempuh 792 kilometer per liter. Keris RVII yang berbobot 40 kilogram ini menggunakan material carbon fiber, honeycomb dan alumunium. Menurut Rifelly mobil Keris RVII telah melalui perhitungan matang dan disimulasikan melalui software sejak tahapan desain, merakit hingga memilih komponen dan material mobil.

Adapun Tim Nakoela terdiri tujuh mahasiswa UI yaitu Diatri Mika (Teknik Metalurgi dan Material 2013); Willy Chandra (Teknik Mesin 2012); Wirangga Pradipta (Teknik Mesin 2013); Dhedhe Rodat (Teknik Mesin 2013); Musthada Murayid (Teknik Metalurgi dan Material 2013); Immanuel Santoclin (Teknik Mesin 2014) dan Guardio Orlando (Teknik Elektro 2014).

Rifelly menuturkan kategori urban concept memerhatikan desain kendaraan konvensional roda empat yang hemat bahan bakar, sesuai dengan kebutuhan pengemudi saat ini. Sedangkan kategori prototype memperlombakan kendaraan berbentuk futuristik yang bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar melalui elemen desain yang inovatif. Keduanya dirancang untuk tujuan yang sama, menempuh jarak terjauh dengan satu liter bahan bakar.

“Keunggulan mobil hemat kami ada pada nilai aerodinamis yang sangat baik sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat,” kata Ketua Kontingen Willy Chandra mahasiswa Teknik Mesin UI angkatan 2012.

Tim Sadewa dan Nakoela sendiri bagian dari UI SupermileageVehicle (UI-SMV) sebuah perkumpulan otomotif bentukan mahasiswa UI lintas fakultas dengan moto “We design, build and race the best vehicles with the best efficiency.”

Pada ajang SEM Asia 2016, tidak kurang 117 tim dari 17 negara di Asia, Timur Tengah dan Australia yang mengikuti kompetisi ini. Sedangkan perwakilan dari Indonesia terdiri atas utusan dari Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret Solo, Institut Teknologi Bandung dan UI. Kompetisi ini ditujukan untuk merancang dan membangun kendaraan yang paling hemat energi dimana pemenangnya adalah kendaraan yang dapat bergerak jarak terjauh dengan menggunakan bahan bakar atau energi paling sedikit.

AHMAD FAIZ

#Universitas

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi