Rossi Tak Berniat Perbaiki Hubungan dengan Marquez
Reporter: Tempo.co
Editor: Yayuk Widiyarti
Kamis, 10 Maret 2016 17:17 WIB
Pembalap MotoGP Valentino Rossi (kiri) dan Marc Marquez. AP/Shizuo Kambayashi

TEMPO.COJakarta - Rasa sakit hati Valentino Rossi terhadap Marc Marquez belum habis. Menurut Rossi, hubungannya dengan juara dunia MotoGP 2013 dan 2014 itu tak akan pernah membaik dan ia merasa bersikap munafik bila mau berjabat tangan dengan Marquez. Isu ini sungguh menarik menjelang bergulirnya seri pertama MotoGP 2016 di Qatar, 20 Maret mendatang.

Insiden senggolan pada GP Malaysia, Oktober 2015, tak akan pernah dilupakan banyak orang, terutama Rossi. Juara dunia tujuh kali itu dianggap telah dengan sengaja membuat Marquez terjatuh. Akibatnya, ia diberi hukuman start dari posisi paling belakang pada seri terakhir di Valencia, Spanyol. 

Keunggulan 11 poin Rossi atas rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo, jadi tidak banyak berarti. Apalagi di Valencia, Lorenzo terus "dikawal" Marquez dan pembalap Honda lain, Dani Pedrosa, yang sama-sama asal Spanyol. Lorenzo pun finis terdepan di Valencia dan menjadi juara dunia karena Rossi hanya finis keempat.

"Keadaan tak akan pernah sama setelah apa yang terjadi tahun lalu. Saya tak akan pernah melupakan apa yang telah ia lakukan. Munafik sekali bila saya bilang segalanya telah berakhir dan menjabat tangannya karena segalanya belum berakhir. Saya tak akan pernah melupakan kejadian itu," kata Rossi kepada Motorsprint.

"Akan lebih baik bila Marc fokus pada penampilannya sendiri. Maksudnya sudah jelas, dengan puncaknya pada balapan di Valencia. Setelah apa yang terjadi lalu, hubungan kami tak akan pernah bisa diperbaiki. Saya senang melakukan sesuatu secara nyata, bukan pura-pura," ujar pembalap Italia itu lagi.

Rossi menganggap hubungannya dengan Lorenzo lebih baik daripada dengan Marquez. Itu pun hanya karena alasan Lorenzo adalah rekan setim. 

"Mengalahkan Lorenzo dalam situasi normal sudah sulit, apalagi kalau ia dibantu Marquez, yang ingin membalas saya, rasanya sungguh menyakitkan.” 

Sebelum balapan di Sepang, Rossi, yang beberapa kali terlibat adegan seru dengan Marquez pada musim 2015, menuduh pembalap muda Spanyol itu memang sudah berniat membantu Lorenzo menjadi juara.

PIPIT

#MotoGP
#Valentino Rossi

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi