Coba Sasis Baru MotoGP Suzuki, Vinales Terkejut dan Menyesal
Reporter: Tempo.co
Editor: Nurdin Saleh TNR
Sabtu, 16 April 2016 20:55 WIB
Maverick Vinales dari tim Suzuki Ecstar beraksi dalam pengujian terakhir MotoGP di sikuit Losail, Qatar, 3 Maret 2016. suzuki-racing.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Suzuki Maverick Vinales menyesal karena musim ini ia memutuskan untuk tidak memakai sasis 2016 pada motor yang ditungganginya. Penyesalan itu diungkapkan Vinales sesaat setelah menjajal motor dengan sasis baru di Circuit of the Americas, Amerika Serikat.

Tim Suzuki memberi kesempatan bagi kedua pembalapnya, Aleix Espargaro dan Vinales, untuk membandingkan kemampuan sasis 2015 dengan 2016. "Kami sudah membandingkan sasis lama dengan yang baru dan hasilnya kami cukup terkejut," kata Vinales seperti dikutip dari Crash pada Sabtu, 16 April 2016.

Pembalap berbakat yang dimiliki Suzuki itu mengatakan sasis baru ternyata lebih nyaman dikendarai dan membuat kecepatan motornya lebih kencang. Penyesalannya memuncak karena saat pra-musim lalu, Suzuki telah menawarkan untuk memberi sasis baru. "Jadi saya ingin bunuh diri saja," kata dia berkelakar.

Dia merasakan, sasis baru itu memang lambat di awal-awal putaran, karena catatan waktunya hanya 2 menit 8 detik. Tapi sesaat kemudian, kecepatan motor merangkak naik, terlebih di tikungan-tikungan tajam. Bahkan catatan waktunya itu lebih baik ketimbang saat ia membalap sehari sebelumnya, di sirkuit yang sama.

Pemuda asal Spanyol itu merasakan lebih kompetitif saat menggunakan sasis baru, teritama di tikungan cepat. Vinales akan mencoba sasis baru itu di Sitkuit Jerez mendatang. Bahkan dia berencana untuk memanfaatkan latihan bebas sebagai ajang uji coba sasis lama dan baru milik Suzuki.

Dengan begitu targetnya untuk bisa naik podium akan terwujud nantinya. Bahkan saat balapan di Argentina lalu ia sempat optimistis bakal naik podium. Sayangnya motornya tergelincir di beberapa lap terakhir sebelum finis.

Dalam waktu dekat ia menargetkan bisa naik podium di gelaran Grand Prix Assen, Belanda, mendatang. Tahun lalu, dia memiliki catatan baik dan membalap dengan luar biasa. Catatan manis ini juga menjadi pertimbangan bagi Yamaha untuk meminangnya, setelah Jorge Lorenzo dikabarkan akan hengkang ke Ducati.

AVIT HIDAYAT | CRASH

#MotoGP

 

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi